WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

YUKI Dorong Pengendalian Penyakit Lewat Air

ABCA02C5-D56C-454E-8A1F-48C9F82CAD4D

Jakarta (TROBOSAQUA). Pengendalian penyakit di sektor peternakan tidak dapat hanya mengandalkan vaksinasi. Kualitas air minum, penerapan biosekuriti, serta pengelolaanlingkungan kandang yang baik menjadi faktor penting yang saling melengkapi dalam menjaga kesehatan dan performaternak.

Pesan tersebut mengemuka dalam seminar bertajuk“Unlocking Better Farm Performance Through Advanced Disease Control” yang diselenggarakan oleh YUKI Water Treatment di Aston Kemayoran City Hotel, Jakarta, Senin(15/6). Acara yang dihadiri pelaku usaha peternakan, praktisi, akademisi, dan mitra industri itu berlangsung interaktif.

Sejak awal hingga akhir sesi, peserta tampak antusiasmengikuti pemaparan para narasumber. Ruang seminar dipenuhiperhatian peserta yang menyimak setiap materi yang disampaikan, sementara sesi tanya jawab berlangsung dinamisdengan beragam pertanyaan seputar pengendalian penyakit dan kualitas air di peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Pakar Virologi, Imunologi, dan Epidemiologi IPB University, Okti Nadia Poetri, menegaskan vaksinasi merupakan salah satu instrumen pentingdalam pengendalian penyakit, namun bukan satu-satunya solusi. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan ternak harusditopang oleh berbagai aspek pendukung, termasuk kualitas air minum dan penerapan biosekuriti yang konsisten di lingkunganpeternakan.

Menurut Okti, kualitas air minum yang baik membantumenjaga kesehatan usus ternak sehingga penyerapan nutrisipakan berlangsung lebih optimal. Dampaknya, daya tahan tubuhternak meningkat dan efisiensi penggunaan pakan menjadi lebih baik.

6CE6F86A C62E 42A5 B357 08651524D06A

Penyerahan door prize oleh Kamaru by Dian

“Ketika ayam mendapatkan air minum yang baik, nutrisidari pakan dapat diserap lebih sempurna. Kesehatan usus terjaga, sistem imun lebih optimal, dan FCR juga menjadi lebihbaik,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Sales and Marketing Director YUKI Water Treatment, Kamaru Budianto. Dalampresentasinya di hadapan peserta, Kamaru menguraikanberbagai tantangan kualitas air yang masih banyak ditemui di lapangan. Menurutnya, kualitas sumber air untuk peternakan di Indonesia sangat beragam, mulai dari kandungan mineral hinggapotensi kontaminasi mikroorganisme.

Ia menjelaskan, kandungan mineral yang berlebihan sepertibesi (Fe) dan mangan (Mn) dapat memengaruhi kualitas air, baikdari sisi warna, bau, maupun dampaknya terhadap infrastrukturdistribusi air di kandang.

Kandungan mineral yang berlebihan dapat menyebabkanendapan dan gangguan pada jaringan pipa air minum di kandang. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas air sertameningkatkan risiko berkembangnya patogen penyebabpenyakit,” ujar Kamaru.

Di hadapan peserta yang menyimak dengan saksama, Kamaru juga memaparkan pentingnya sistem filtrasi dalammenjaga kualitas air. Menurutnya, teknologi pengolahan air yang tepat mampu membantu mengurangi risiko penyumbatan, meningkatkan efektivitas penyaringan, sekaligus mendukungterciptanya lingkungan pemeliharaan yang lebih sehat.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah EnpressVortech Inside (EVI), sistem filtrasi yang dirancang untukmeningkatkan efisiensi penyaringan dan meminimalkan risikopenyumbatan pada sistem pengolahan air.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa air merupakan salah satu media yang berpotensi menjadi jalur penyebaran patogenapabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, pengelolaan air kandang perlu menjadi bagian integral dari strategi biosekuritipeternakan.

Sementara itu, Asia Pacific Regional Manager Luminor Environmental Inc., Dien Ho, menyoroti pentingnya penerapanteknologi pengolahan air yang efisien untuk menjawabtantangan industri peternakan modern. Menurutnya, kebutuhanair yang tinggi di sektor peternakan harus diimbangi denganjaminan kualitas air yang memadai agar produktivitas ternakdapat dipertahankan secara optimal.

Ia menilai investasi pada sistem pengolahan air bukanhanya bertujuan menghasilkan air yang lebih bersih, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mengurangi berbagai faktorrisiko yang dapat memengaruhi kesehatan ternak.

Antusiasme peserta tidak berhenti pada sesi seminar. Memasuki penghujung acara, YUKI menghadirkan demonstrasisejumlah teknologi pengolahan air yang menjadi andalannya. Area pameran dan demo produk dipadati peserta yang inginmelihat lebih dekat penerapan teknologi tersebut dalammendukung kesehatan dan produktivitas ternak.

Salah satu yang menarik perhatian peserta adalah sistemdesinfeksi air berbasis sinar ultraviolet (UV) dari Luminor Environmental yang dipamerkan pada area demonstrasi. Teknologi ini memanfaatkan sinar UV-C untuk menonaktifkanbakteri, virus, dan mikroorganisme lain yang berpotensimencemari air minum ternak tanpa penggunaan bahan kimiatambahan. Penerapan teknologi UV menjadi salah satu upayamenjaga kualitas air sekaligus memperkuat program biosekuritidi peternakan.

Beberapa solusi yang diperkenalkan antara lain Mazzei Venturi Injector yang berfungsi mengoptimalkan proses injeksigas ke dalam air, Carmend RO System untuk menghasilkan air berkualitas tinggi melalui teknologi reverse osmosis, Virol Oxy sebagai solusi oksidasi dan desinfeksi air, serta Enpress VortechInside (EVI) yang menawarkan sistem filtrasi lebih efisien.

Kehadiran berbagai teknologi tersebut memberikangambaran nyata kepada peserta mengenai pentingnyapengelolaan kualitas air sebagai bagian dari strategi pengendalian penyakit di peternakan modern.

Suasana semakin meriah ketika acara memasuki sesipenutupan. Panitia membagikan berbagai door prize menarikmelalui undian acak yang disambut antusias oleh peserta. Sebanyak 10 peserta beruntung berhasil membawa pulanghadiah, sementara peserta lainnya memberikan tepuk tanganmeriah yang menambah hangat suasana acara.

Melalui seminar ini, YUKI mengajak pelaku peternakanuntuk melihat kualitas air sebagai bagian penting dari strategi pengendalian penyakit. Dengan didukung biosekuriti dan manajemen kandang yang baik, kualitas air dapat menjadi salah satu kunci peningkatan kesehatan, produktivitas, dan performaternak. dian

 

Tag:

Bagikan:

Trending

4F23737F-7727-4307-8E5C-36132EF5E8C4
Indo Livestock 2026 Himpun Pelaku Industri dari 30 Negara
ABCA02C5-D56C-454E-8A1F-48C9F82CAD4D
YUKI Dorong Pengendalian Penyakit Lewat Air
AgResults mengapresiasi pelaku usaha yang mempercepat adopsi teknologi di sektor akuakultur by Agresult
Adopsi Teknologi Akuakultur Meningkat, Ribuan Pembudidaya Rasakan Manfaat Program AgResults  
Foto bersama peserta Workshop Stock Assessment
Data Stok Ikan, Kunci Sukses Penangkapan Ikan Terukur  
Akademisi dan pemateri Aquanation 2026
AQUANATION 2026 Kenalkan Dunia Perikanan
banner6
banner9
Scroll to Top