WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

Industrialisasi Komoditas Tilapia Indonesia

Outlook tilapia by nadia

 

Jakarta (TROBOSAQUA). Budidaya ikan tilapia (nila) merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Pemerintah kemudian mulai tahun ini (2025) meluncurkan program revitalisasi bekas tambak udang di Pantai Utara (Pantura) Jawa yang digunakan untuk budi daya ikan nila salin.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Tilapia Indonesia (ATI), Alwi Tunggul Prianggolo, ATI sebagai wadah berhimpun para pembudidaya tilapia tentu menyambut baik program pemerintah tersebut. “Program ini bisa menjadikan momentum komoditas nila naik level ke skala industri dan memperluasa jaringan pasar global,” ungkap Alwi pada acara Outlook Tilapia Indonesia 2025, Kamis (28/8).

Namun, lanjut Alwi, ATI juga memiliki harapan bahwa hasil produksi tilapia yang ada di Pantura supaya bisa dikelola dengan baik dan ikut melibatkan para pelaku budidaya setempat. “Kita mengusulkan agar hasil panen dari program revitalisasi ini diarahkan ke industri pengolahan untuk menghasilkan produk fillet dengan target pasar ekspor. Kami tidak ingin panen ikan dari program ini sampai merembes ke pasar domestik yang sejauh ini sudah cukup mampu dipenuhi oleh pembudidaya lokal, supaya harga nila di pasar domestik tidak jatuh,” ungkap Alwi.

Ia menambahkan, Program Revitalisasi Tambak Pantura diharapkan bisa mengangkat kualitas dan skala usaha budidaya nila. Mulai dari peningkatan kualitas genetik induk dan benih nila, sertifikasi budidaya, peningkatan kualitas SDM pembudidaya, aplikasi teknologi budidaya terbaru yang ramah lingkungan, serta aplikasi pakan budidaya yang berkualitas dan ramah lingkungan. Waduk Cirata Budidaya tilapia di Indonesia juga masih menyimpan berbagai tantangan. Salah satu isu terbaru yang tengah berkembang adalah adanya dugaan kandungan logam berat pada ikan yang dibudidayakan di Waduk Cirata-Jawa Barat.

“ATI percaya bahwa sinergi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah merupakan kunci dalam menjaga kualitas perairan nasional. Untuk itu, kami siap mendukung upaya-upaya verifikasi bersama, monitoring lingkungan, dan pengelolaan perikanan berkelanjutan di Waduk Cirata,” pungkas Alwi.ati

Tag:

Bagikan:

Trending

ADV-SYAQUA-2.jpg
SyAqua Mengoptimalkan Kadar Protein Dalam Pakan Udang: Bukti dari Uji Komersial Multi-Tambak di Thailand
Patin siap fillet by TROBOS
Ketika Dapur MBG Memburu Daging Ikan  
4F23737F-7727-4307-8E5C-36132EF5E8C4
Indo Livestock 2026 Himpun Pelaku Industri dari 30 Negara
ABCA02C5-D56C-454E-8A1F-48C9F82CAD4D
YUKI Dorong Pengendalian Penyakit Lewat Air
AgResults mengapresiasi pelaku usaha yang mempercepat adopsi teknologi di sektor akuakultur by Agresult
Adopsi Teknologi Akuakultur Meningkat, Ribuan Pembudidaya Rasakan Manfaat Program AgResults  
banner6
banner9
Scroll to Top