WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

Harga Udang di Bengkulu Masih Terseok

Foto dok pribadi

Bengkulu (TROBOSAQUA). Meski ekspor udang ke Amerik Serikat (AS) sudah kembali berjalan, namun harga udang di daerah masih “terseok-seok”, termasuk di Provinsi Bengkulu. Harga jual, size (ukuran) panen, kapan panen dan berapa volumenya ditentukan pembeli lokal.

Demikian diungkapkan Ketua Shrimp Club Indonesia (SCI) Cabang Seluma-Kaur, Bengkulu Soleman Lululangi kepada Trobosaqua.com melalui sambungan telepon, pekan lalu. Saat itu Soleman sedang melakukan panen parsial di tambaknya di Desa Padang Hangat, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, Bengkulu.

“Ya sekarang saya lagi panen parsial untuk jual lokal. Namun pembeli yang menentukan size berapa dipanen, kapan dipanen dan berapa banyak serta berapa harganya,” ujar Soleman.

Dijelaskannya, untuk size (ukuran) udang 100 (100 ekor per kg) harganya hanya Rp42 ribu/kg. Artinya petambak hanya mendapat marjin keuntungan Rp3 ribu/kg. Padahal dalam kondisi normal keuntungan petambak bisa di atas Rp20 ribu/kg untuk size 100.

Namun yang menggembirakan Soleman, sejak harga udang jatuh justru penyakit udang seperti Myo dan AHPND yang selama ini banyak mewabah, di daerah tersebut mereda. “Pertumbuhan udang bagus, tidak ada masalah hingga panen. Hanya saja harganya yang hancur-hancuran,” lanjutnya.

Soleman berharap harga udang cepat pulih agar petambak kembali bergairah menjalankan budidaya sehingga tambak-tambak yang saat ini tidak ditebar benur kembali beroperasi. Sebab jika budidaya berjalan normal akan memberikan dampak positif bagi berbagai usaha saprotam, mulai dari permintaan benur, pakan hingga obat-obatan kembali meningkat. “Dan yang jelas serapan tenaga kerja dan devisa bagi negara juga ikut naik,” tambahnya.datuk-lampung/dini/edt

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp Image 2026-08-17 at 02.51
81 Tahun Merdeka, Menyiapkan Generasi Sehat untuk Indonesia Masa Depan
B5DEC2EA-B3C2-421A-88E0-55FEB1601F56
Jaga Kualitas Air, Kunci Keberhasilan Budikgalon
Panitia dan peserta Tematik IDBU 42 Universitas Diponegoro by Pribadi
Melirik Peluang Usaha dari Aquascape  
Pemateri dan peserta AquaDigest 2026 by panitia AquaDigest
Formulasi Pakan Dituntut Lebih Fleksibel di Tengah Gejolak Pasokan Global  
Riset Kunci Akuakultur
Riset Kunci Akuakultur Berkelanjutan
banner6
banner9
Scroll to Top