WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

FLC 2025 Suarakan Aspirasi Petambak

EC8EB926-0948-49B0-B68B-5504E014C314

Jakarta (TROBOSAQUA). Farmers Learning Club (FLC) bersama Shrimp Club Indonesia (SCI) menyelenggarakan FARM 2025 sebagai wadah membangun jejaring dan berkolaborasi untukmendukung industri udang Indonesia pada (25/9) di SwissôtelJakarta PIK Avenue, Jakarta. Acara ini terdiri dari seminar dengan 7 pembicara, mini expo sebanyak 16 booth, dan networking session.

Acara terdiri dari sesi sambutan berupa sambutan Gerry Kamahara, Ketua Farmers Learning Club. “Di dunia perudanganyang terjadi dengan dinamikanya, kita mampu mengelola tarif dan cukup kompetitif dengan India. Namun, dengan isu terakhir sepertiradioaktif ini menjadi ancaman besar bagi industri keseluruhan, dengan dampak di level petambak saat ini Aceh dan Medan hargasudah dihargai separuhnya. Makanya, ayo kolaborasi semua pihakuntuk mengantiisipasi dinamika ini,” terang Gerry dalamsambutannya.

Kemudian diikuti sambutan Rektor IPB University, Prof ArifSatria, kemudian ceremony Hilirisasi Inovasi Perguruan Tinggi untuk Industri Udang’, antara IPB University, SCI, FLC, PSL. Dilanjutkan perkenalan Pengurus Pusat SCI periode 2025-2030; dan ditutup sambutan Dirjen PB, TB Haeru Rahayu mewakiliMenteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

Yang langsung dilanjutkan seminar sesi pertama terdiri daribeberapa pembicara. Antara lain; Biosecurity in Shrimp Farming oleh Melony Sellars dari Genics dan Water Quality Managementoleh Yuni Puji Hastuti dari Panca Lestari dan IPB University. 

4E8E4B65 4616 4983 81D4 42240525F944 1
Dok. Nadia

Diikuti seminar sesi kedua terdiri dari Shrimp Marketing beyond the US oleh Alfred Herman dari Bumi Menara Internusa(BMI); Bacterial Resistant Post Antibiotic oleh Heny Budi Utaridari Central Proteina Prima; serta Vietnam Shrimp Models and EHP Management, oleh Che Wen Wei dari Uni President Vietnam. Dan terakhir adalah seminar sesi ketiga terdiri dari Shrimp Feed Management oleh Albert Tacon dari Suri Tani Pemuka dan Shrimp Farming Regulation oleh Prof Andi Tamsil, Ketua SCI.

Hadir pula Ishartini, Kepala Badan Pengendalian Dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan Dan Perikanan, KKP memaparkan kronologi dan kondisi terkini dari pemberitaanterkait temuan radioaktif Cesium-137. “Semakin kita cepatmelakukan preventive action, semakin baik. Kita selalu lakukanvirtual meeting dengan USFDA terkait update,” terang Ishartini.dini/edt

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp Image 2026-08-17 at 02.51
81 Tahun Merdeka, Menyiapkan Generasi Sehat untuk Indonesia Masa Depan
B5DEC2EA-B3C2-421A-88E0-55FEB1601F56
Jaga Kualitas Air, Kunci Keberhasilan Budikgalon
Panitia dan peserta Tematik IDBU 42 Universitas Diponegoro by Pribadi
Melirik Peluang Usaha dari Aquascape  
Pemateri dan peserta AquaDigest 2026 by panitia AquaDigest
Formulasi Pakan Dituntut Lebih Fleksibel di Tengah Gejolak Pasokan Global  
Riset Kunci Akuakultur
Riset Kunci Akuakultur Berkelanjutan
banner6
banner9
Scroll to Top