Surabaya (TROBOSAQUA). Dalam rilis yang dikeluarkan Universitas Airlangga Surabaya (Unair) pada (10/3) lalu, inovasi teknologi film komposit kitosan/CMC (carboxymethylcellulose) diaplikasikan untuk meningkatkan keamanan dan kualitas udang vannamei (Litopenaeus vannamei) selama penyimpanan dingin. Aplikasi ini dibutuhkan karena vannamei termasuk bahan pangan yang sangat mudah mengalami penurunan mutu setelah dipanen. Proses kerusakan dapat terjadi dengan cepat akibat aktivitas mikroorganisme, reaksi enzimatis, maupun oksidasi selama penyimpanan.
Dalam artikel yang ditulis Dwi Yuli Pujiastuti ini, film komposit ini termasuk dalam kategori edible film, yaitu lapisan tipis yang dapat dimakan dan digunakan sebagai pelindung pada permukaan bahan pangan. Kitosan merupakan polisakarida alami yang diperoleh dari limbah cangkang udang atau kepiting, dan dikenal memiliki sifat antimikroba serta biodegradable. Sementara itu, CMC berfungsi meningkatkan sifat mekanik dan stabilitas film sehingga menghasilkan lapisan pelindung yang lebih kuat dan fleksibel.

Dalam pemberitaan yang mengutip dari jurnal hasil penelitian ini, diterangkan bahwa aplikasi ini bertujuan untuk membentuk lapisan pelindung pada permukaan udang yang mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme serta memperlambat proses oksidasi. Lapisan ini juga dapat mengurangi kehilangan kadar air dan memperlambat perubahan tekstur maupun warna selama penyimpanan dingin. Dengan demikian, penggunaan film komposit ini berpotensi memperpanjang umur simpan udang sekaligus menjaga kualitas sensori seperti aroma, rasa, dan penampilan produk.
Selain meningkatkan mutu produk, teknologi ini juga memiliki nilai tambah dari sisi keberlanjutan lingkungan. Kitosan sebagai bahan utama film dapat diperoleh dari limbah industri perikanan, sehingga pemanfaatannya turut mendukung konsep pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah. Di sisi lain, penggunaan edible film yang bersifat biodegradable dapat mengurangi ketergantungan terhadap kemasan plastik sintetis yang sulit terurai di lingkungan.ist/dini/edt



