banner12 1
Iklan Web R

Bandeng Premium dan Pasar Baru

HEIF Image

Buleleng (TROBOSAQUA). Klaim bandeng premium yang diusung oleh pembudidaya bandeng Bali ialah bandeng yang dibudidayakan secara offshore atau budidaya bandeng di laut melalui keramba tancap laut, keramba tancap apung. Lebih detail, Putu Purnayasa dari CV Putra Bahari, menjelaskan premium yang dimaksud harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya ukuran dan berat lebih seragam, sisiknya utuh, warnanya mengkilap, mata jernih, insang segar, tidak berbau tajam/ tidak berbau lumpur, tekstur daging lembut dan tidak mudah rusak, dibudidayakan di laut.

Ujicoba pertama untuk budidaya dilakukan oleh PT Pura Baruna Jaya di Buleleng dan Agus Suhaimi di Jembrana. Dari hasil ujicoba ini, bandeng diolah menjadi bandeng cabut duri, bandeng presto juga abon bandeng. “Yang sudah jalan adalah produksi bandeng beku, bandeng cabut duri. Untuk bandeng cabut duri trialnya kirim ke Surabaya. Untuk bandeng presto dan abon bandeng, kami sedang bekerjasama dengan UD Tirta Merta dan dalam proses riset dan sertifikasi untuk izin edar,”ujar Kadek Sara Adnyana yang mewakili PT Putra Baruna Jaya dalam Seminar Hilirisasi Bandeng ‘Membangun Ekosistem Bandeng Premium dan Bandeng Umpan Untuk Industri Perikanan Indonesia’ pada Kamis (30/10) lalu di Buleleng-Bali.

Adnyana juga mengatakan jika pasar bandeng di Bali harus dicreate. “Di Bali, untuk konsumsi bandeng masih rendah. Beda dengan di Jawa yang sudah biasa dengan bandeng. Kami dari PBJ sudah mulai membudidayakan dan membuka cold storage yang baru beroperasi,” terang Adnyana. Ke depan, dengan rebranding bandeng sebagai white salmon, mereka akan fokus pemasaran secara door too door, menyasar toko oleh-oleh,  bekerjasama dengan pemeritah melalui program MBG, horeka (hotel, restoran, kafe).

Terkait kerjasama dengan pemerintah melalui program MBB, Rusdiyanto selaku koordinator SPPG MBG wilayah Buleleng menyatakan jika pihaknya saat ini juga sedang mencari alternatif bahan baku ikan. “Dari 16 SPPG, saat ini memproduksi makanan sebanyak 40.000an porsi setiap hari. Kami menggunakan bahan baku khususnya ikan air tawar, laut, payau. Saat ini membatasi ikan air laut, khususnya ikan tongkol dan ikan-ikan yang mengandung rawan alergi. Alternatifnya, sempat cari info soal bandeng. Rencana ada serapan bandeng untuk SPPG dengan menyesuaikan pagu dan rekomendasi dari ahli gizi nya,” ungkap Rusdiyanto.

Sementara itu, Abrizal Andrew Ang __Ketua Asosiasi Pole and Line dan Handline Indonesia / AP2HI, menjelaskan kebutuhan ikan untuk umpan, cukup tinggi. “Ribuan ton umpan yang dibutuhkan untuk menghidupkan usaha penangkapan tuna.  Selama ini kami sering meggunakan ikan teri. Sementara, di musim tertentu, tak banyak. Bandeng bisa menjadi salah satu alternatif umpan tuna yang menjanjikan,” terang Andrew. Berat  per ekor rata-rata 13 gr (8-12 cm). Harganya variatif . Mulai Rp. 68/ ekor  hingga Rp. 460 rb/ ekor.

Kerjasama multipihak

Sebagai ‘barang baru’ dalam bisnis akuakultur, budidaya bandeng offshore butuh kerjasama multipihak. Mulai dari pembenih, penyedia pakan, penyedia saprodi keramba, penyedia cold storage, pemasar hingga pemerintah selaku pemangku kebijakan.  Hal ini ditegaskan  oleh Pangihutan Sitorus selaku ketua Ketua Hipilindo. “Ditengah lesunya budidaya laut, mudah-mudahan bandeng bisa menghidupkan kembali. Tidak ada kata terlambat ya. Ke depan bisa menjadi besar, Bali kita jadikan model. Kita musti pikirkan soal efisiensi karena kaitannya dengan pasar. Ke depan, induknya tidak sembarangan, harus ada seleksi breeding, lakukan rekayasa genetika. Pakan juga. Kolaborasi dan efisiensi kata kuncinya,” ujarnya.

Soal pakan, Andi, perwakilan dari Matahari Sakti menyataka siap mendukung kebutuhan pembudidaya. “Dari pakan, pasti akan support full apa yang dibutuhkan pembudidaya, termasuk untuk bandeng offshore. Pastiinya dengan harga yang kompetitif. Tidak mahal, juga tidak murah,” ujar Andi.ning/dini/edt

Tag:

Bagikan:

Trending

WhatsApp-Image-2026-01-14-at-10.01.33
MAKSIMALKAN PROFIT UDANG 2026
5-Januari
Potensi Penyebaran Patogen AHPND Melalui Udara
HEIF Image
Tingkatkan Hasil Nelayan dengan Booster Rumpon
AGT04277
Strain Nila, Butuhnya ‘Paket’ Bukan Ala Carte
2-Januari-1
Gugatan Iklim dari Nelayan Terhadap Korporasi
banner6
banner9
Scroll to Top

Tingkatkan Strategi Budidaya Anda! Baca Insight Terbaru di Trobos Aqua!