Malang (TROBOSAQUA). Breeder asal Kabupaten Malang-Jawa Timur, Amis Senapati, membagikan tips pemijahan blue polar parrot secara gratis melalui kanal YouTube miliknya, Hobby Amis Senapati. Untuk memastikan kecocokan pasangan, Amis memilih pendekatan yang lebih alami. Ia mencampurkan puluhan calon indukan blue polar dalam satu akuarium, lalu memasukkan potongan-potongan pipa PVC ke dalamnya.
Pipa-pipa ini bukan sekadar tempat sembunyi, tapi semacam arena ‘ta’aruf’ bagi ikan-ikan yang sedang mencari tambatan hati. Mereka akan memilih pasangannya sendiri tanpa paksaan. Kalau ada dua ekor yang sama-sama masuk ke dalam pipa dan bertahan di sana tanpa saling mengusir, besar kemungkinan keduanya sudah berjodoh. Tapi kalau salah satu keluar lalu masuk lagi, atau berganti-ganti pasangan, itu tandanya mereka belum menemukan yang cocok.

Sebaliknya, ada juga metode yang lebih langsung; menyatukan satu jantan dan satu betina dalam satu wadah. Meskipun cara ini bisa berhasil, biasanya memakan waktu lebih lama karena tidak semua ikan langsung cocok begitu saja. Kadang ada pertengkaran kecil, kadang malah saling menghindar.
Menurut Amis, kesabaran adalah kuncinya. “Kalau mereka udah berjodoh, pasti bareng terus di dalam pipa. Tapi kalo belum, biasanya satu keluar, satu masuk. Nah itu belum cocok,” jelasnya sambil menunjuk ke akuarium tempat eksperimennya berlangsung.
Amis menjelaskan bahwa media pemijahan tidak perlu mewah. Sebuah akuarium kecil pun sudah cukup, asalkan didukung oleh substrat yang sesuai. Ia memilih menggunakan pasir malang berwarna hitam sebagai dasar media. Fungsi pasir ini penting—bukan sekadar estetika, tapi sebagai sarang alami untuk menampung burayak (anakan ikan) yang baru menetas.nattasya/dini/edt



