Norwegia (TROBOSAQUA). Aker QRILL Company secara resmi meluncurkan Krill Science Hub, sebuah platform digital terlengkap pertama di dunia yang sepenuhnya didedikasikan untuk menyajikan hasil penelitian tentang krill dan ekosistem Antartika. Diluncurkan pada Juni 2025 di Oslo-Norwegia, inisiatif ini membuka akses terhadap dua dekade literatur ilmiah yang telah ditinjau sejawat, yang sebelumnya tersebar dan sulit diakses oleh publik maupun kalangan profesional.
Krill Science Hub menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan akan informasi ilmiah yang terkurasi dan mudah diakses. Platform ini menyatukan hasil riset peer-reviewed dari 2005 hingga 2025, mencakup topik-topik seperti dinamika biomassa krill, interaksi dalam ekosistem laut kutub, hingga dampak lingkungan dari aktivitas penangkapan krill. Dengan kehadiran platform ini, peneliti, pembuat kebijakan, pelaku industri, dan masyarakat umum kini dapat mengakses referensi ilmiah penting melalui satu pintu.
“Memusatkan penelitian Antartika yang telah melalui tinjauan sejawat dalam format yang mudah diakses menjawab kebutuhan penting dalam ilmu kutub. Inisiatif seperti ini akan sangat bermanfaat bagi komunitas ilmiah dan wacana publik yang terinformasi dengan menjadikan penelitian ekosistem yang teliti selama puluhan tahun tersedia bagi mereka yang paling membutuhkannya,” ujar Bjørn Krafft, Kepala Ilmuwan di Institut Penelitian Kelautan, Norwegia.
“Kawasan Antartika dan ekosistem krill-nya memainkan peran fundamental dalam sistem laut global. Namun akses terhadap riset menyeluruh tentang kawasan ini masih sangat terfragmentasi dan menantang,” ungkap Pål Skogrand, Vice President Policy and Impact di Aker QRILL Company. “Krill Science Hub hadir sebagai situs pertama yang menyatukan puluhan tahun penelitian ilmiah Antartika dalam satu tempat yang mudah diakses.” Platform pengetahuan publik ini kini telah tersedia dan dapat diakses secara terbuka melalui www.krillscience.com.krill



