Harga ikan konsumsi di tawar, payau dan laut di berbagai wilayah Indonesia mengalami dinamika yang cukup mencolok per 5 Agustus 2025. Dibandingkan dengan harga rata-rata bulan sebelumnya (Juli 2025), sejumlah jenis ikan menunjukkan kenaikan maupun penurunan yang signifikan, baik di DKI Jakarta, Jawa Timur, maupun Kabupaten Bogor. Pemantauan harga dilakukan melalui situs-situs resmi seperti infopangan.jakarta.go.id untuk DKI Jakarta, siskaperbapo.jatimprov.go.id untuk wilayah Jawa Timur (Jatim), serta https://dirga.bogorkab.go.id/ Kabupaten Bogor.
Ikan Air Tawar
Di DKI Jakarta, harga rata-rata ikan lele pada 5 Agustus tercatat sebesar Rp28.849/kg, turun tipis sebesar Rp318 dari harga bulan Juli yang sebesar Rp29.167/kg. Meskipun penurunan tidak besar, harga terendah mengalami penurunan tajam. Jika sebelumnya harga terendah tercatat di Pasar Grogol dan Kramat Jati sebesar Rp27 ribu/kg, kini menjadi hanya Rp21 ribu/kg di Pasar Anyer Bahari, selisih turun Rp6 ribu. Sementara itu, harga tertinggi tetap bertahan di angka Rp35 ribu/kg, kini tercatat di Pasar Pluit dan Pasar Cengkareng.
Untuk ikan mas, harga rata-rata di Jakarta per Agustus mengalami kenaikan dari Rp38.235/kg menjadi Rp39.153/kg, atau naik Rp918. Harga tertinggi tidak mengalami perubahan, tetap di level Rp45 ribu/kg, namun lokasinya bergeser ke Pasar Senen Blok III–VI. Sebaliknya, harga terendah mengalami penurunan yang cukup signifikan dari Rp35 ribu/kg menjadi Rp28 ribu/kg, turun Rp7 ribu, dan ditemukan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Di Kabupaten Bogor, ikan mas pada Agustus tercatat dengan harga rata-rata Rp33.119/kg. Meskipun tidak ada data pembanding dari bulan Juli, harga tertinggi tercatat di Pasar Jasingan sebesar Rp38 ribu/kg, sementara yang terendah di Pasar Tenjo hanya Rp25 ribu/kg, menunjukkan selisih harga tertinggi dan terendah sebesar Rp13 ribu/kg.
Selengkapnya baca di majalah TROBOS Aqua edisi 159/ Agustus-September 2025



