Lampung (TROBOSAQUA). Paguyuban praktisi tambak udang Forum Komunikasi Praktisi Aquakultur Indonesia (FKPA) menggelar makan dan pembagian udang gratis di acara Itjima (petermuan) Ulama sedunia di Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (29/11/2025). Tujuannya di samping bersedekah kepada para peserta yang dihadiri ulama dari 82 negara itu, juga sosialisasi makan udang guna meningkatkan konsumsi udang di dalam negeri.
“Jadi selain memang untuk berkontribusi pada hajatan para ulama sedunia tersebut, juga untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa udang Lampung sehat, bebas kontaminasi bahan radioaktif Cesium-137 dan residu antibiotik. Sekaligus untuk sosialisasi dan promosi makan udang sebagai upaya meningkatkan konsumsi udang kepada masyarakat lokal.Sebab tingkat konsumsi udang masyarakat Lampung masih rendah, sementara Lampung merupakan penghasil udang terbesar di Indonesia,” ujar Ketua Panitia Ery Brahmantyo di dampingi Wakil Ketua Panitia Dony Aristiawan di sela-sela acara.

Disebutkannya, jumlah udang yang dibagikan sebanyak 1,1 ton yang berasal dari sumbangan para petambak udang di Lampung. Perinciannya, dalam bentuk fresh sebanyak 1 ton dan 100 kg sisanya dimasak di lokasi oleh tim Hotel Emersia, Bandarlampung agar bisa langsung dikonsumsi peserta.
Ery juga berharap kegiatan ini dapat menjadi momen bagi jemaah luar luar negeri untuk semakin mengenal kualitas udang Lampung, sekaligus memperkuat posisi udang Indonesia di pasar global sebagai produk yang aman dan unggul.
Sementara Ketua Istiqbal Lampung, Ustadz Jaffarmerespon positif kegiatan Gebyar Udang Lampung dengan moto: udang Lampung aman, sehat dan mencerdaskan yang diadakan FKPA di acara ijtima ulama tersebut.
“Kegiatan ini memadukan nilai edukasi dan kebersamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Gebyar Udang Lampung menjadi contoh kegiatan yang mengedukasi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Masyarakat mendapatkan manfaat gizi sekaligus nilai kebersamaan,” katanya.
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, para ulama dunia, tokoh masyarakat, dan ribuan jemaah yang memenuhi lokasi kegiatan. Tampak jemaah antusias mengikuti makan bersama, yang menjadi momen hangat dalam acara tersebut. Setelah kegiatan makan bersama, jemaah melaksanakan shalat Jumat, menutup rangkaian acara dengan suasana yang khidmat.datuk/lampung/dini/edt



