Jakarta (TROBOSAQUA). Dikutip dari laman Global Seafood Alliance (GSA) pada (4/12), penelitian baru yang dilakukan oleh GlobeScan untuk GSA mensurvei minimal 1.000 konsumen di lima negara utama; Kanada, Prancis, Spanyol, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Konsumen yang disurvei adalah mereka yang telah membeli makanan laut dalam enam bulan terakhir dan/atau mengonsumsi ikan atau makanan laut dalam setahun terakhir. Survei ini bertujuan untuk memahami keputusan pembelian terkait makanan laut dan label sertifikasi seperti Praktik Akuakultur Terbaik (Best Aquaculture Practices atau BAP) dan bagaimana menginformasikan dan melibatkan konsumen tentang produksi yang bertanggung jawab dari sumbernya.
Menurut data survei dari perusahaan konsultan yang bermarkas di Kanada ini, kekhawatiran utama bagi konsumen makanan laut secara global adalah rasa, keamanan, kesehatan, dan harga. Hampir setengah dari konsumen mengatakan bahwa makanan laut yang diproduksi dengan cara yang aman untuk dikonsumsi merupakan aspek penting dari makanan laut hasil budidaya. Selain itu, lebih dari separuh konsumen (53%) mengatakan mereka ingin menghindari ikan hasil budidaya dari perusahaan yang tidak bertanggung jawab.

Hasil survei menunjukkan bahwa dua pertiga konsumen mempercayai produk yang memiliki label BAP. “Sangat menggembirakan melihat konsumen menyadari nilai makanan laut yang bertanggung jawab,” kata Gayle Chong, Kepala GlobeScan. Sertifikasi yang kredibel memainkan peran penting dalam memandu keputusan pembelian dan mengirimkan sinyal yang kuat kepada industri bahwa integritas itu penting.”
Lebih dari empat dari sepuluh konsumen mengatakan mereka sengaja membeli produk ikan dan makanan laut berlabel ramah lingkungan. Selain itu, hasil survei menunjukkan bahwa dua pertiga konsumen menyatakan kepercayaan pada label BAP, dengan konsumen Spanyol memiliki kepercayaan tertinggi pada BAP. Lebih dari separuh konsumen (53%) juga mengatakan label BAP akan memengaruhi keputusan mereka untuk membeli atau mengonsumsi produk makanan laut.
Ketika ditanya sumber informasi mana yang paling dapat dipercaya mengenai makanan laut yang bertanggung jawab asal sumbernya, konsumen mengatakan nelayan/penjual ikan, organisasi sertifikasi, ilmuwan, dan koki adalah yang paling dipercaya. Penelitian menunjukkan bahwa saluran paling efektif untuk menjangkau konsumen dengan pesan tentang makanan laut yang bertanggung jawab adalah melalui kemasan produk.ist/dini/edt



