WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

Cacing Sutera Dibudidayakan Sesuai Habitatnya

Cacing sutera dok istimewa

Sukabumi (TROBOSAQUA). Analis Akuakultur Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, Susi Roselia menyebutkan, pembudidaya bisa memanfaatkan nampan kecil atau bak segi empat. Bisa juga dengan membuat kolam benton ukuran kecil. Bahkan, bisa memanfaatkan terpal untuk media kolamnya. “Bisa juga dengan sistem rak/apartemen,  yang diseting dengan air masuk dan keluar untuk menjaga kelembababnya,” ujarnya.

Media lumpur yang diperlukan, lanjut Susi, tebalnya sekitar 10-15 Cm. Sebelum dimasukkan dalam kolam (bak), lumpur bisa dicari di persawahan, dasar kolam atau di sekitar saluran pembuangan kolam. Benihnya juga dimbil dari alam. Namun, sebelum memasukkan dalam bak, benih cacing sutera dibersihkan dahulu agar kotoran yang menempel keluar semuanya.

Jangan lupa, media lumpur dalam nampan atau bak harus dijaga kelembabannya. Sehinga diperlukan aliran air yang mengalir secara kontinyu.

Menurut Susi, setiap 1 m2  bisa ditanam 500 mm (1/2 liter cacing sutera). Agar benih cacing sutera berkembang dengan baik, diperlukan pakan dari hasil fermentasi bahan organik. Pakan yang difermentasi itu bisa dari campuran bahan ampas tahu, dedak, limbah sayuran.

“Sebelum difermetasi campuran bahan pakan tadi diberi probiotik dan molase (limbah gula). Kemudian ditempatkan di dalam tong dan simpan selama 5-7 hari,”  jelas Susi.

Cara memberi pakan pada benih cacing sutera juga mudah. Pakan alami yang sudah difermentasi tersebut ditebar pada spot-spot dimana cacing sutera bergerombol dalam mencari makan.  “Kalau benih cacing sutera banyak, bisa diberi pakan tiap hari,” ujarnya.

Susi juga menjelaskan, benih cacing sutera dari alam warnanya merah muda. Apabila sudah dewasa tekstur tubuhnya kenyal. Jika yang dibudidaya benih sudah dewasa, maka pada usia 2 minggu sudah besar dan siap dipanen. Apabila yang dibudidaya cacing sutera indukan, telurnya pada usia 15 hari sudah menetas dan nantinya pada usia 30 hari cacing sutera bisa dipanen.

“Kalau menebar benih cacing sutera 500 ml, maka hasilnya atau produksinya  sekitar 1 liter/panen. Panen bisa dilakukan 2-3 kali per periodik (2 minggu). Setiap panen disisakan sekitar 500 ml lagi,” katanya.dimas

Tag:

Bagikan:

Trending

Riset Kunci Akuakultur
Riset Kunci Akuakultur Berkelanjutan
penandatanganan kerjasama
Siger PIK Unila Dorong Inovasi Riset Perikanan Berkelanjutan Untuk Ketahanan Pangan
ADV-SYAQUA-2.jpg
SyAqua Mengoptimalkan Kadar Protein Dalam Pakan Udang: Bukti dari Uji Komersial Multi-Tambak di Thailand
Patin siap fillet by TROBOS
Ketika Dapur MBG Memburu Daging Ikan  
Lele tanpa kepala dan jeroan mulai disukai pasar by Pribadi
Benih Seret, Pasokan Lele Tertekan
banner6
banner9
Scroll to Top