banner12 1
Iklan Web R

Nila Hitam dari Kediri

Panen nila by TROBOS

Kediri (TROBOSAQUA). Di tengah meningkatnya kebutuhan benih ikan nila berkualitas, inovasi pembenihan mulai bermunculan dari tingkat pembudidaya. Salah satunya datang dari Kabupaten Kediri-Jawa Timur, melalui pengembangan nila black airlangga, varietas nila hasil pemuliaan yang dirancang untuk menjaga stabilitas kualitas genetik sekaligus meningkatkan daya saing usaha pembenihan.

Varietas tersebut dikembangkan oleh Ipik Nurhalim (41), pembudidaya asal Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, yang juga merupakan penggerak Kelompok Pembudidaya Ikan Sumber Drajat. Pengembangan nila black airlangga dilakukan melalui proses pemuliaan berjenjang untuk menghasilkan benih yang lebih stabil dibandingkan nila budidaya biasa.

Menurut Ipik, proses pemuliaan tidak dilakukan secara instan. Tahapannya dimulai dari induk penjenis, kemudian dilanjutkan dengan induk pokok hingga induk akhir agar kualitas genetik ikan tetap terjaga.

“Kalau pemuliaan itu tujuannya memperbaiki sekaligus mempertahankan genetik. Jadi kita tidak asal produksi, tetapi melalui proses induk penjenis, induk pokok sampai induk akhir. Itu yang membedakan nila black airlangga dengan nila biasa,” ujarnya diberitakan Tribun Mataram (16/2).

Kelompok Sumber Drajat mengambil nama dari mata air di desa setempat yang selama ini menjadi sumber utama kegiatan budidaya. Nama tersebut sekaligus mencerminkan filosofi kelompok dalam menjaga mutu produksi. “Sumber itu tempat gudangnya benih, sedangkan derajat itu tahapan SOP dan kualitas. Jadi kita ingin benih dari sini punya derajat yang jelas,” jelas Ipik.

Saat ini kelompok tersebut memiliki 28 anggota dengan total lahan budidaya sekitar 11 hektare. Untuk menjaga stabilitas usaha, produksi benih diatur mengikuti siklus pasar yang dibagi dalam tiga periode, yakni musim sepi, musim sedang, dan musim ramai.

Pada Januari hingga April yang disebut musim sepi, produksi dijaga pada kisaran 100 ribu hingga 150 ribu ekor per hari guna menghindari kelebihan stok di tengah permintaan yang menurun. Sementara pada Mei hingga September, kapasitas produksi meningkat hingga 400 ribu sampai 500 ribu ekor per hari mengikuti pertumbuhan permintaan pasar. Dari kolam-kolam di Surowono, benih nila black airlangga kini mulai menunjukkan keseriusan pembenih Kediri dalam menjaga mutu benih sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha pembenihan nila.ist/dian/dini/edt

 

Tag:

Bagikan:

Trending

By Istimewa
Nyamankan Benur untuk Padat Tebar Tinggi
Belida by KKP
Ikan Lokal Tertinggal di Negeri Sendiri  
Hasil panen udang dok trobos
Film Komposit Kitosan/CMC Pertahankan Kualitas Vannamei
Panen nila by TROBOS
Nila Hitam dari Kediri
Fillet patin by Ramdan
Patin Indonesia Incar Pasar Haji  
banner6
banner9
Scroll to Top

Tingkatkan Strategi Budidaya Anda! Baca Insight Terbaru di Trobos Aqua!