Menjadi salah satu narasumber dalam acara Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti, Director of Technical Directorate and Technical Government Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini memaparkan rinci mengenai komitmen Toyota terhadap carbon neutrality. Dan semenjak 2015, Toyota juga mengeluarkan inisiatif komitmen terhadap lingkungan dengan bermacam program. Terkait ke lingkungan, yakni melalui program unggulan mereka, ‘Toyota Environmental Challenge 2050’.
“Inisiatif Toyota menuju carbon neutrality dengan strategi memaksimalkan reduksi karbon dioksida (CO2) melalui efisiensi energi dan secara gradual berpindah ke energi bisa diperbarui (renewable),” terang alumni Universitas Trisakti ini.
Selain itu ia menambahkan, dalam tantangan untuk mengembangkan kendaraan terbaru dengan emisi nol CO2, Toyota juga berusaha seoptimal mungkin dalam memenuhi tantangan ini. “Dalam hal ini, Toyota mempromosikan pendekatan berganda, semua teknologi dikembangkan ke arah pengurangan emisi CO2 (tidak bergantung ke satu macam teknologi). Selain itu, setiap orang (semua pengguna kendaraan) bisa berkontribusi untuk mengurangi CO2 dengan pengembangan di setiap segmentasi kendaraan,” ungkapnya.
Selain itu, Widjanarko menjelaskan komitmen Toyota dalam menjaga sumber daya alam. Antara lain melalui harmonisasi kegiatan dengan alam lewat pengembangan ‘Sustainable Community and Biodiversity’. “Kegiatan harmonisasi ini kita lakukan tidak hanya dengan kegiatan seperti penanaman pohon di daratan, tetapi juga pohon di pesisir seperti mangrove. Kedepannya kita juga akan melihat prospek dalam harmonisasi bersama alam dengan sumber daya alam lain, seperti terumbu karang,” terangnya kepada TROBOS Aqua.dini



