WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

NLP Expo dan INDOGRITECH 2026 Dibuka, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Pangan

19cdd2b3-9dcd-4f59-8375-41a310193214

Mempertemukan pelaku industri, pemerintah, petani, peternak, dan penyedia teknologi untuk memperkuatketahanan pangan melalui modernisasi dan kemitraan usaha. 

Tangerang (TROBOSAQUA). Inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor menjadi fokus Nusantara Livestock & Poultry Expo (NLP Expo) 2026 dan Indonesia Agriculture Technology Expo (INDOGRITECH Expo) 2026 yang resmidibuka pada Rabu (4/11) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Mengusung tema “Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia”, kedua pameran inimendorong penguatan ekosistem pertanian dan peternakannasional sekaligus membuka peluang bisnis yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, menyampaikan bahwa keduapameran menghadirkan berbagai merek nasional dan multinasional di area seluas 5.000 m² di Hall 5 ICE BSD City. Selama empat hari penyelenggaraan, kegiatan ini menargetkankehadiran 20.000 pengunjung, mulai dari pelaku usaha, pengambil keputusan, petani, peternak, asosiasi, akademisi, hingga pemangku kepentingan pemerintah.

Pembukaan yang berlangsung di Nusantara Hall tersebutdihadiri sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan asosiasi, akademisi, dan perwakilan industri. Pertemuan ini menjadimomentum untuk mendorong transformasi pertanian dan peternakan dalam menghadapi perubahan iklim, dinamikapasar, serta tuntutan peningkatan produktivitas dan keberlanjutan pasokan pangan nasional.

0cfcd04a d4ec 4ffb 9961 39cef1eb060b

Rangkaian pembukaan turut diisi dengan Nusantara AgriFuture Summit, sebuah forum diskusi yang mempertemukan para pemangku kepentingan untukmembahas pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Mengangkat tema “Circular Agriculture: Unlocking the Potential of Land and Livestock”, forum ini menghadirkantiga narasumber. Ketiganya adalah Makmun, DirekturHilirisasi Hasil Peternakan, Direktorat Jenderal Peternakandan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH); Phil Rickard, Executive Director Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII); serta Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, Wakil Sekretaris JenderalBidang Litbang dan Kajian Strategis Dewan PimpinanNasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI).

Usai diskusi dan tanya jawab, rangkaian pembukaandilanjutkan dengan sambutan Ketua DPD HKTI Banten, Andra Soni. Sementara itu, Ketua Umum DPN HKTI yang juga Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, dalamsambutan pembukaannya menekankan pentingnyamemastikan kemajuan pertanian dan peternakan memberikanmanfaat langsung bagi para pelakunya.

“Penguatan sektor pertanian dan peternakan harus berjalanseiring dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpara pelakunya. Kita ingin petani dan peternak mendapatkanmanfaat nyata dari setiap kebijakan yang dijalankan. Melaluikegiatan seperti NLP Expo dan INDOGRITECH Expo ini, saya berharap kolaborasi dan pemanfaatan teknologi dapatsemakin mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan Indonesia,” ucap Sudaryono.

Sambutan tersebut dilanjutkan dengan prosesi pemotonganpita yang menandai peresmian NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026.

Penguatan ketahanan pangan membutuhkan sinergi antarapemerintah, swasta, peneliti, petani, peternak, dan pelakuindustri. Melalui kedua pameran ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat membangun kemitraan strategis , mengeksplorasi solusi teknologi terkini, serta memperluas akses investasi dan pasar.

Berbagai aspek pengembangan pertanian dan peternakan menjadi sorotan, mulai dari modernisasi praktik budidaya, penerapan teknologi pertanian cerdas (smart farming), penguatan biosekuriti, hingga pengembangan produksi yang lebih berkelanjutan dan berorientasi ekspor.

Z

Salah satu fokus NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 adalah memperluas keterlibatan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), perusahaan pertanian dan peternakan, sertapemangku kepentingan daerah. Melalui pendekatan kemitraan antar pelaku usaha (business-to-business/B2B) serta antara pelaku usaha dan pemerintah (business-to-government/B2G), pameran ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan petani dan peternak dengan penyedia teknologi modern serta dukungan pemerintah.

Akses teknologi, jejaring industri, dan peluang kemitraantersebut diharapkan mampu mempercepat modernisasi pertanian dan peternakan di berbagai daerah. Kolaborasi yang terbangun juga menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional. diana

Tag:

Bagikan:

Trending

19cdd2b3-9dcd-4f59-8375-41a310193214
NLP Expo dan INDOGRITECH 2026 Dibuka, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Pangan
WhatsApp-Image-2026-10-28-at-12.56.03-1
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Peternakan dan Pertanian
Perwakilan SFA dan JAPFA usai menandatangani MoU kerja sama akuakultur tropis
SFA dan JAPFA Jajaki Kerja Sama Kesehatan dan Digitalisasi Akuakultur
BDADC2B0-7DB4-429B-B4E0-935FCDE72318
Standar dan Sertifikasi Halal, Kunci Perluasan Pasar Produk Perikanan
Addises
Strategi Kombinasi Aplikasi Feed Additive: Optimalisasi Kecernaan Pakan, Penyerapan Nutrien dan Pemeliharaan Kesehatan Udang
banner6
banner9
Scroll to Top