WhatsApp Image 2026 06 02 at 13.58.09

Hidup dari Patin di Cirata

 

Jakarta (TROBOSAQUA). Perairan umum, seperti waduk sudah lama dimanfaatkan masyarakat untuk membudidaya ikan air tawar. Di Waduk Cirata, Jawa Barat (Jabar) ada 100-an ribu keramba jaring apung (KJA) yang dioperasikan sejumlah pelaku usaha budidaya ikan air tawar.

Pelaku usaha budidaya patin di Cirata umumnya membudidaya nila, bawal dan patin. Kendati usaha budidaya mereka rentan terhadap perubahan lingkungan yang ekstrim, sejumlah pelaku usaha budidaya masih mampu meraup  keuntungan relatif besar.

Salah satu pembudidaya ikan di KJA Waduk Cirata,  Mang Ateng mengatakan, banyaknya KJA yang dimanfaatkan sebagai prasarana budidaya membuat kondisi lingkungan Waduk Cirata kurang stabil. Apabila cuaca kurang bagus, yang ditandai dengan datangnya hujan di pagi hari, kemudian siangnya tak ada angin, ia harus ekstra waspada.

Kondisi cuaca seperti ini membuat ikan yang dibudidaya (nila dan bawal) akan mabuk, sehingga tak mau makan. Ikan yang mabuk tersebut hanya berenang di permukaan KJA. Apabila kondisi ini  berlangsung hingga beberapa hari,  maka ikan yang dibudidaya cepat-cepat di panen.

“Seperti akhir 2024. Kondisi air di Waduk Cirata naik-turun atau tak stabil. Hal ini membuat ikan yang tak tahan terhadap kondisi lingkungan (seperti nila dan bawal stres). Mereka juga tak mau makan. Saat itu di Waduk Cirata juga terjadi upwelling, sehingga banyak ikan yang dibudidaya di KJA mati. Kami sempat mengalami kerugian sekitar Rp150 jutaa-an. Karena kami tak segera melakukan pemanenan,” kata Mang Ateng, di Jakarta, belum lama ini.

Setelah kejadian cuaca ekstrem, lanjut Ateng, para pembudidaya pada awal tahun sudah mulai melakukan budidaya lagi. Para pembudidaya ikan di Waduk Cirata, Jabar memanfaatkan KJA untuk budidaya nila, bawal dan patin. Ketiga jenis ikan air tawar itu saling melengkapi satu dengan lainnya, dan menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar.dimas

Tag:

Bagikan:

Trending

19cdd2b3-9dcd-4f59-8375-41a310193214
NLP Expo dan INDOGRITECH 2026 Dibuka, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Pangan
WhatsApp-Image-2026-10-28-at-12.56.03-1
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Peternakan dan Pertanian
Perwakilan SFA dan JAPFA usai menandatangani MoU kerja sama akuakultur tropis
SFA dan JAPFA Jajaki Kerja Sama Kesehatan dan Digitalisasi Akuakultur
BDADC2B0-7DB4-429B-B4E0-935FCDE72318
Standar dan Sertifikasi Halal, Kunci Perluasan Pasar Produk Perikanan
Addises
Strategi Kombinasi Aplikasi Feed Additive: Optimalisasi Kecernaan Pakan, Penyerapan Nutrien dan Pemeliharaan Kesehatan Udang
banner6
banner9
Scroll to Top