Populernya Polikultur Nila Salin-Vannamei

Populernya Polikultur Nila Salin-Vannamei

Foto: 


Jepara (TROBOSAQUA). Mengupas tentang budidaya nila salin di tambak, Suwondo, petambak nila salin asal Pati-Jawa Tengah (Jateng) memberi sedikit gambaran. Ia membudidayakan nila saling dengan sistem polikultur bersama udang vannamei.
 
 
 
“Kira-kira tebarnya itu 100 ribu ekor nila dan 100 ribu ekor vannamei dalam luasan 1 hektar tambak. Takut adanya penyakit malah tidak, justru dari beberapa penelitian itu, lendir dari tubuh nila bermanfaat untuk mengusir penyakit pada udang,” ungkap Suwondo ketika ditemui di Jepara-Jateng beberapa waktu lalu.
 
 
 
Dari hasil budidaya polikultur, sebut Ketua Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Murya ini, udang biasanya akan dipanen parsial. Untuk nila pun biasanya akan dipanen ketika ukurannya mencapai 3-7 ekor per kilogram (kg).
 
 
 
Penjualan hasil panen ini, ujar Suwondo, sudah ditangani pengepul. “Pengepulnya bisa berbeda atau sama. Kadang satu pengepul bisa ambil udang dan nila, kadang satu pengepul ambil udang saja atau nilanya saja,” tambahnya kepada TROBOS Aqua sambil memberikan kontak bilamana ada pihak yang ingin tahu lebih lanjut tentang usaha budidaya nila salinnya.edt/dini

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain