Waspada dan Cegah EHP

Waspada dan Cegah EHP

Foto: 


Jakarta (TROBOSAQUA). Penyakit udang yang menyerang udang saat ini mengkhawatirkan petambak. Baru-baru ini penyakit EHP (Enterocytozoon hepatopenaei) yang merebak juga membuat petambak khawatir.

 

Untuk menghadapi penyakit EHP ini, para stakeholders pun ramai-ramai berembuk dalam membahas langkah untuk mengantisipasi kehadirannya di tambak. Mila Ayu Ambarsari, perwakilan Shrimp Club Indonesia memberikan penjelasannya mengenai EHP dalam webinar yang diadakan Aqua Indonesia baru-baru ini.

 

Dalam pemaparannya, Mila membahas materi tentang ancaman EHP, deteksi dini, dan pencegahan EHP di tambak budidaya. “Karena kalo biasanya kalo di tambak kalo sudah ada penyakit itu orang-orang sudah pada panik ya, saya harus ngapain dan harus bagaimana. Sebenarnya kayak di dalam budidaya itu yang kita pikirkan itu penyakit itu jangan sampai masuk. Nah bagaimana maintenance-nya? Nah disini saya belajar mendekati bagaimana supaya EHP itu tidak masuk,” ungkap Mila.

 

Bila pun tambak ada yang terkena, Mila katakan, yang penting harus konsisten, khususnya terkait dari hasil lab. “Jadi meskipun ada penyakit apapun, tapi kalo besok kita labnya itu benar dan sdm nya benar, itu hasilnya tidak kalah dengan yang lainnya. Tetap kita masih bisa survive dan kita masih bisa berhasil,” pesan Mila.

 

Sementara, pembicara kedua, Heny Budi Utari, perwakilan PT Central Proteina Prima mengungkapkan tentang cara antisipasi EHP di tambak. Dia menjelaskan, untuk pencegahan penyakit, harus periksa PL sebelum ditebar, kemudian menonaktifkan spora di lahan dengan pengapuran dan sterilisasi, terapkan biosekuriti, kemudian pantau tambak pada DOC sedini mungkin dan terus-menerus, apalagi bila ada gejala pertumbuhan lambat.

“Kemudian atur feeding itu pada saat program sampling pertama, biasanya ada yang 33 hari, 30 hari ya, itu pantau disitu ya karena disitu awal mula bahwa dia telatnya, telat untuk tumbuh. Dan kemudian kurangi bahan organik, lumpur dengan sifon, tab sentral, kencingan, dan jangan lupa aplikasi probiotik baik di dalam pakannya maupun bioremediasi dalam air ya karena untuk mencegah si spora EHP ini berkembang biak dengan cepat. Jadi itu mungkin mudah-mudahan bisa memberikan wawasan buat teman-teman sekalian,” papar Heny kepada peserta webinar.dini/edt

 
Aqua Update + Headline Aquanews + Cetak Update +

Artikel Lain