Doa Petambak untuk Udang di 2024

Doa Petambak untuk Udang di 2024

Foto: Dok. TROBOS


Jakarta (TROBOSAQUA). Mengamatipergerakan udang di awal tahun ini, petambak udang tidak sedikit memberikan prediksi yang hati-hati.  Apalagi berkaca dengan kondisi yang terjadi pada 2023 lalu yang diwarnai harga udang turun, serangan penyakit, harga pakan naik, hingga kejutan akhir tahun berupa kisruh anti dumping oleh pihak importir.

 

Untuk 2024, diungkapkan Rizky Darmawan, pemilik tambak udang di area Sumbawa-Nusa Tenggara Barat, sepertinya produksi udang akan stagnan seperti 2023 atau malah turun. “Dengan kondisi harga yang seperti ini ditambah dengan kasus anti dumping dan CVD yang sedang dijalani, kemungkinan akan banyak tambak yang menahan stocking atau malah berusaha exit dari industri,” ungkap Rizky dengan hati-hati.

 

Bisa dibilang, dengan situasi yang belum beranjak lari dari tantangan 2023, Rizky tidak menolak bahwa keadaan sekarang cukup ‘genting’. “Benar, dengan harga sekarang, perbandingan risk and return industri ini semakin tidak menarik. Dan dari pengamatan sekarang, sepertinya kondisi harga seperti ini akan berjalan selama 2024 ini. Petambak yang masih mau lanjut dalam bisnis udang harus bisa beradaptasi bekerja dalam kondisi ini bila mau survive,” wanti-wanti Rizky dalam balasan kepada TROBOS Aqua via Whatsapp chat.

 

Walaupun kondisinya bisa dibilang ‘belum’ kondusif, Ketua Petambak Muda Indonesia (PMI) ini masih melihat masa depan dunia pertambakan. Karena menurut saya, bisnis udang saat ini masih belum mencapai titik jenuh. Industri udang masih tergolong baru dibandingkan dengan industri ternak lain dan masih banyak yang bisa di-develop,” jelasnya terkesan optimis.

 

Seperti kutipan ‘neccesity is the mother of invention’, Rizky menganggap dengan kondisi susah saat ini petambak akan dipaksa untuk berinovasi agar survive. “Saat ini saya rasa bisnis ini sedang mengalami seleksi alam dimana yang efisien. Dan, yang melakukan budidaya dengan benar akan berlanjut, at least sampai harga udang ini kembali membaik,” pesannya.edt/dini

 
Aqua Update + Headline Aquanews + Cetak Update +

Artikel Lain