SFV Ubah Sawah Jadi Kolam Ikan

SFV Ubah Sawah Jadi Kolam Ikan

Foto: Dok. By Rida


Magetan (TROBOSAQUA).Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan-Jawa Timur menjadi salah satu desa yang ditunjuk oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dari 10 lokasi untuk dijadikan landmark Desa Perikanan Cerdas Berbasis desa atau Smart Fisheries Village (SFV). Hal itu diungkapkan oleh I Nyoman Radiarta, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP).

 

SFV itu sendiri merupakan konsep pembangunan desa perikanan yang mampu menerapkan teknologi informasi, manajemen tepat guna dan keberlanjutan sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya.  “Melalui SFV diharapkan terjadinya kolaborasi fungsi pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan sehingga menjadi satu kesatuan yang akan melahirkan inkubasi bisnis yang kemudian muncul menjadi UMKM modern. UMKM modern ini akan berbasis pada penerapan teknologi informasi yang ada saat ini,” jelasnya.

 

Dalam pelaksanaannya, KKP menunjuk Poltek KP Sidoarjo sebagai penanggung jawab pelaksana program SFV di Sumberdodol dan dibantu penyuluh perikanan Magetan. Selain itu KKP juga menggandeng pemerintah daerah setempat diantaranya Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan. Komoditas yang jadi andalan di Sumberdodol adalah ikan koi.

 

Akan tetapi, terdapat tantangan yang harus diperhatikan. Menurut Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sumber Mulyo, Supeno, perikanan masih menjadi usaha sampingan karena dianggap belum menjanjikan. Selain itu kultur masyarakat Sumberdodol yang merupakan daerah pegunungan adalah pertanian.

 

Ditambah lagi untuk budidaya perikanan membutuhkan modal besar karena harga pakan tinggi. “Daripada buat beli pakan ya mending buat beli beras,” seloroh pria 60 tahun yang merupakan pensiunan pegawai PT Telkom itu menggambarkan tantangan budidaya ikan di Sumberdodol.rida/boy/edt

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain