Budidaya Mas Makin Dilirik di Karo

Budidaya Mas Makin Dilirik di Karo

Foto: Dok. By Jader


Memanfaatkan potensi sumber air yang melimpah dan alihan usaha dari pembatasan operasional KJA di Danau Toba

 

Karena susahnya mencari uang di kampung halaman, sejak 1998  Maha Sendi Sembiring merantau ke Kota Binjai-Sumatera Utara (Sumut), tepatnya di Pajak Tavip Binjai. Maha Sendi Sembiring, saat ini mengembangkan usaha budidaya ikan mas setelah bergelung terlebih dulu di bidang ayam broiler (ayam pedaging).

 

Pemasok ayam broiler ini mengembangkan usaha budidaya ikan mas di Desa Nang Belawan, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Tidak tanggung-tanggung, benih ikan mas ia pelihara sebanyak 20 ribu ekor dengan ukuran 5-8 cm. Benih ikan mas ia beli seharga Rp 800 per ekor dan ia tebar dua bulan yang lalu.

 

Budidaya Ikan Sangat Potensial

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karo ini bercerita, sejak 1998 ia telah hidup di jalanan (preman). Kemudian ia memutuskan untuk mulai melirik peluang usaha di bidang pemasaran broiler. Ia menjualbroiler di pasar pasar tradisional Kota Binjai hingga ke pasar tradisional Kabupaten Karo.

 

Seiring berjalannya waktu, ia termotivasi untuk mencari ketenangan bersama keluarga dan mulai melakukan usaha budidaya ikan mas yang berada di Desa Nang Belawan. Ia bercerita kepada TROBOS Aqua, target pemeliharaan ikannya selama 4 bulan dengan bobot 350 gram per ekor.

 

Nilai jual panen ikan mas berkisar di Rp 30 ribu per kilogram (kg). Menurutnya, harga tersebut tidak akan naik turun sesuai dengan harga di lapangan. “Karena, sudah ada kesepakatan harga dengan pembenih. Dimana, pada saat pembelian benih ikan mas, pembenih bersedia membeli kembali ikan yang dipelihara,” ujarnya.

 

Maha Sembiring bahkan rela mengeluarkan dana sebanyak kurang lebih 1,5 miliar rupiah untuk memulai usaha budidaya ikan mas ini. Mulai dari pembelian lahan satu ha, pembuatan irigasi dan pencetakan kolam, hingga tempat bangsal dan ruang pertemuan, serta fasilitas lainya.

 

Menyebut tentang ketertarikannya berinvestasi besar di sektor perikanan budidaya, Maha Sembiring memberi alasan. Ia menjelaskan, peluang usaha budidaya ikan di Kabupaten Karo ini sangat terbuka luas.

 

“Mengingat masyarakat Kabupaten Karo notabenenya mata pencahariannya dari pertanian. Sementara, sumber air cukup banyak, terlebih lagi peraturan pemerintah terkait pemangkasan jumlah keramba jaring apung (KJA). Sehingga, KJA akan berkurang, yang otomatis jumlah produksi ikan di Sumut bisa berkurang,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, menurut Maha Sembiring, masyarakat memiliki potensi lain yang harus didorong untuk meningkatkan jumlah produksi. Yang salah satunya melalui budidaya ikan mas ini.

 

“Di awalnya, pemeliharaan ikan mas yang saya geluti saat ini masih sekedar hobi. Namun, kedepan kita juga akan memikirkan untuk skala usaha yang menjanjikan. Peluang usaha perikanan untuk saat ini terbuka luas dengan catatan kita bisa menciptakan produksi ikan yang berkelanjutan. Hingga nantinya, bisa membuka pemasaran ikan seperti layaknya hasil pertanian yang ada di Kabupaten Karo,” urai Maha Sembiring memberi gambaran usahanya.

 

Selengkapnya Baca di Majalah TROBOS Aqua edisi 137/ 15 Oktober -14 November 2023

 
Aqua Update + Andalan Air Tawar + Cetak Update +

Artikel Lain