Minggu, 18 September 2022

Workshop dan ASC Ramaikan Aquafest 2022

Workshop dan ASC Ramaikan Aquafest 2022

Foto: Dok. Aquafest


Bogor (TROBOSAQUA). Dalam kelanjutan Aquaculture Festival (Aquafest) 2022 yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Akuakultur (Himakua) FPIK IPB University, rangkaian kegiatan sukses dilaksanakan. Pada (18/9), diadakan Workshop Pengaplikasian Probiotik pada Udang di Auditorium Andi Hakim Nasution IPB University, Bogor-Jawa Barat.
 
Workshop ini menghadirkan berbagai narasumber. Yaitu; Sales Manager I and V Bio Indonesia, Waiso;Technical Support Manager INVE Aquaculture, Arfindee Abru; Pengajar FPIK IPB University, Prof Widanarni; dan Head of Shrimp Club Indonesia 2017-2022, Iwan Soetanto.
Di samping itu, berbagai kegiatan lainnya juga meramaikan Aquafest 2022 ini. Antara lain; Aquaculture Student Conference (ASC) yang mengusung tema “The Role of Student in Aquaculture Development”, setelah sukses diselenggarakan pada 2021 lalu.
 
ASC diharapkan dapat menjadi sebuah wadah bagi para mahasiswa seluruh dunia untuk menyampaikan aspirasi serta peranan generasi muda dalam perkembangan akuakultur di berbagai negara. ASC diselenggarakan pada (20/8)-(18/9) September dengan beberapa rangkaian meliputi pembinaan,mentoring, focus group discussion, dan konferensi.
 
Pembinaan kepada peserta ASC dengan materi “Improve Yourself with Critical Thinking and Public Speaking Skills” oleh Apriana Vinasyiam (Dosen Budidaya Perairan) dan Denis Andreas (pendiri Leader’s English) sebagai narasumber telah berhasil dilaksanakan pada (20/8). Delegasi terpilih dari negara Indonesia, Filipina, Nepal, Sri Lanka, Tanzania, Vietnam, dan Bangladesh kemudian mengikuti mentoring pada (10/9) lalu. Kegiatan mentoring ini dipandu oleh Ichsan Ahmad Fauzi dan Julie Ekasari, dengan tema “Aquaculture Student Development in the Era of Digitalization”.
 
“Mentoring ini bertujuan agar para peserta dapat mengetahui aquaculture di berbagai negara sehingga konferensi akan berjalan secara interaktif,” ujar Muhammad Razi, Ketua Pelaksana Aquafest 2022. Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada (15-16/9) dengan Focus Group Discussion (FGD). Diskusi dilakukan untuk menentukan topik yang akan diangkat pada konferensi pada (18/9). Topik yang diangkat mempresentatifkan 4 negara terpilih, yaitu Nepal, Philippines, Bangladesh, dan Indonesia.
 
 “Para peserta diharapkan dapat memberikan ide kreatif dan solusi dari masalah di bidang akuakultur ang ada. Serta diharapkan dapat mengaplikasikannya setelah konferensi berakhir,” jelas Fadly Adams Hamsyana, Ketua Himpunan Mahasiswa Akuakultur IPB University.ist/ed/dini

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain