Sabtu, 17 September 2022

Aquafest is Back to Color Aquaculture World

Aquafest is Back to Color Aquaculture World

Foto: 


Bogor (TROBOSAQUA). Aquafest 2022 diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuakultur (Himakua) IPB University secara luring. Aquafest tahun ini dilaksanakan di Auditorium Andi Hakim Nasution pada (17/9) dengan tema ‘The Shining World of Aquaculture’ dan dihadiri oleh berbagai kalangan; mulai dari Rektor IPB University, Prof Arif Satria; Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, TB Heru Rahayu; stakeholders (pemangku kepentingan) dari berbagai daerah; hingga mahasiswa.
 
Dalam sambutannya, Rektor IPB University, Prof Arif Satria berharap agar acara ini bisa membuat dunia akuakultur lebih bersinar dan lebih dikenal oleh kalangan masyarakat. “Serta dapat menciptakan blue economy yang berkelanjutan. Dimana, blue economy merefleksikan adanya kesimbangan antara ekonomi dan ekologi,” terang Arif.
 
Apalagi, potensi dunia akuakultur (budidaya) begitu sangat besar untuk dikembangkan. Hal ini dikatakan oleh TB Heru (Tebe), bahwa dunia akuakultur itu sangat luas dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dengan prinsip blue economy.
 
“Penguasaan laut Indonesia oleh negara perlu menyeimbangkan keberlanjutan ekonomi dan ekologi di lapangan. Pengimplementasiannya yaitu dengan menyelesaikan beberapa tantangan, seperti degradasi biota laut karena aktivitas manusia, adanya penurunan stok karena penangkapan ikan yang berlebih dan IUU fishing, peningkatan kebutuhan produksi protein karena ledakan penduduk, serta peningkatan jumlah sampah di laut,” ungkap Tebe.
 
Dalam mengatasi tantangan inilah, akuakultur (budidaya) sangat berperan. “Budidaya perairan dapat dikembangkan dengan mengusung berbagai komoditas unggulan, yaitu udang, kepiting, dan lobster. Budidaya juga dapat mengatasi permasalahan berkurangnya ikan di laut sehingga perlu ditingkatkan budidaya baik untuk pasar lokal maupun luar negeri,” tambah Tebe.
 
Mengusung semua potensi ini, Aquafest 2022 mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendorong potensi budidaya nasional hingga ke taraf internasional. Apalagi, saat ini Aquafest sendiri sudah bertaraf internasional yang diikuti oleh beberapa negara.
 
Hal ini juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana Aquafest 2022 Muhammad Razi pada laporannya “Pada tahun ini aquafest sudah bertaraf internasional yang diikuti oleh berbagai negara mulai dari Vietnam, Tanzania, Nepal, Bangladesh, Taiwan, Sri Lanka, dan Filipina,” ujar Muhammad Razi.ed/dini

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain