Senin, 28 Pebruari 2022

Kondisi Terkini Stok Pakan Ikan

Kondisi Terkini Stok Pakan Ikan

Foto: Dok. TROBOS
Ilustrasi Pakan Ikan

Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Tidak disangkal, dalam beberapa sumber hingga pembudidaya mengakui bahwa komponen pakan merupakan komponen utama dalam biaya produksi. Komponen ini bisa mencapai 70% dari total biaya produksi budidaya. 
 
Dan dalam beberapa bulan terakhir, pembudidaya pun terus menjerit dengan harga pakan yang terus naik. “Harga pakan itu nggak pernah turun. Selalu naik, sementara harga ikannya kadang naik kadang turun,” papar Hindun Rohimah, pembudidaya patin asal Tulungagung-Jawa Timur beberapa waktu lalu.
 
Kenaikan harga pakan ikan juga diamini oleh pemerintah. Seperti diungkapkan Direktur Pakan dan Obat Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ujang Komarudin AK. “Yang dirasakan oleh pembudidaya ikan adalah kenaikan harga pakan akibat naiknya harga bungkil kedelai. Dan ini sudah sudah dirasakan beberapa waktu terakhir,” sebutnya.
 
Namun, terkait dengan kelangkaan kedelai yang melanda secara global beberapa waktu terakhir ini, Ujang menyebut tidak ada dampak lanjutan berupa kelangkaan stok pakan ikan di pembudidaya. “Di tingkat pembudidaya ikan tidak terjadi kelangkaan stok pakan,” tambahnya.
 
Ujang pun menerangkan kondisi terbaru saat ini terkait dengan stok pakan. Dia menerangkan, di tingkat produsen pakan tidak terjadi kesulitan mendapatkan bungkil kedelai. Dampak kenaikan harga bungkil kedelai dikonversi produsen pakan menjadi kenaikan harga pakannya. 
 
“Harga bungkil kedelai impor mencapai Rp 10 ribu per kilogram (kg). Sementara, di pasaran dalam negeri dijual Rp 11 rbu/kg. Di sisi lain, harga bahan baku impor lain seperti MBM (meat and bone meal) juga naik walau tidak besar, maka ini berdampak naiknya harga pakan ikan,” jelas Ujang dalam pesan Whatsapp.dini
 
 

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain