Rabu, 19 Januari 2022

Standar Internasional untuk Budidaya Patin

 Standar Internasional untuk Budidaya Patin

Foto: Dok. TROBOS Dini


Tulungagung(TROBOSAQUA). Budidaya patin tentunya memerlukan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tepat agar terus produktif dan berkelanjutan. Terkait hal ini GQSP (Global Quality and Standards Programme) Indonesia-UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulingagung- Jawa Timur bersama, dan WWF (World Wildlife Fund) Indonesia mengadakan acara pelatihan bagi pembudidaya patin di Tulungagung (19/1). Acara ini dilakukan secara hybrid, yakni offline (luring) dengan peserta kurang lebih 60 orang di kawasan DKP Tulungagung serta online (daring) melalui kanal Zoom dan Youtube.
 
 
Tema acara pelatihan ini adalah ‘Pelatihan SOP Pembesaran Ikan Patin yang Produktif dan Berkelanjutan serta Aplikasi Probiotik dan Aerasi dalam Manajemen Kualitas Air Budidaya’. Dalam acara ini dihadirkan berbagai narasumber. Antara lain; Imza Hermawan, praktisi budidaya air tawar dari GQSP-UNIDO; Sigit Yupurwo, Penyuluh Perikanan yang membidangi SOP Budidaya Patin Tulungagung; Coco Kokarkin Soetrisno, praktisi akuakultur; Agnes Heratri, Direktur Utama CV Pradipta Paramita, serta Sudari Pawiro, National Chief Technical Advisor GQSP-UNIDO.
 
 
Kegiatan ini dbuka oleh sambutan dari Purwaningsih, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung mewakili Kepala Dinas Perikanan, Lugu Tri Handoko. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi acara ini dan berharap dapat memberi manfaat bagi para pembudidaya.
 
 
Begitu pula harapan yang disampaikan Sudari. Dia yang hadir secara online melalui kanal Zoom ini menyampaikan harapan agar acara ini bisa diaplikasikan di kalangan pembudidaya.  
 
 
Dalam acara utama, para narasumber pun menyampaikan materi dengan tema masing-masing keahliannya. Imza Hermawan memaparkan materi bertemakan prosedur operasional pembesaran ikan patin yang produktif dan berkelanjutan. Pemateri selanjutnya, Sigit mempresentasikan tentang SOP Budidaya Patin.
 
 
Narasumber selanjutnya, Coco Kokarkin memberikan materi tentang peranan pengelolaan kualitas air dalam budidaya ikan patin/air tawar. Dia menekankan pentingnya media air yang berkualitas untuk budidaya patin.
 
 
Kemudian, Agnes memberikan penjelasan mengenai aplikasi probiotik dalam budidaya ikan. “Kita pengen sukses dengan adanya probiotik, baik pakan dan kualitas. Jadi ikan akan diproduksi dengan baik,” simpul Agnes siang itu.
 
 
Selepas pemaparan para pemateri, dilanjutkan dengan diskusi tanya-jawab dengan para peserta pelatihan. Tidak hanya peserta offline yang bertanya, melainkan para peserta online juga antusias bertanya. Khususnya pertanyaan yang diajukan banyak berkenaan dengan teknis budidaya patin.dini

 

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain