Senin, 17 Januari 2022

Tips Sukses Pendederan Lele

Tips Sukses Pendederan Lele

Foto: Dok. Syafnijal Datuk


Lampung (TROBOSAQUA.COM). Usaha pendederan atau pembesaran larva lele sampai ukuran siap dibesarakan, merupakan salah satu segmen usaha yang cukup menguntungkan dalam budidaya lele. Namun ketekunan dan ketelitian pembudidaya benar-benar diuji jika ingin berhasil. Lalu bagaimana triknya supaya berhasil? 
 
Dijelaskan Budhi Adhi Utomo, staf Balai Besar Budidaya Perikanan Air Tawar (BBPAT) Sukabumi-Jawa Barat pada sebuah seminar teknis belum lama ini di Lampung, ntuk pakan benih lele pada minggu pertama umumnya berupa cacing, minggu kedua cacing dan pelet tepung dengan dosis 10 % dan biomasa dan 2 jali sehari dan minggu ketiga pelet tepung dengan dosis 5-10 % dari biomasa 3 kali sehari. Selanjutnya pelet ukuran 0,8 - 1 mm, 3 - 5 % dari biomasa, 3 kali sehari. Minggu ke 6 - 8, pelet ukuran 1,3 - 1,7 mm atau 2,0 – 2,3 mm dengan dosis 3 % dari biomasa sebanyak 3 kali sehari.
 
Untuk proses pendederan, jelas Budhi, pembudidaya harus melakukan persiapan kolamnya yang diawali dengan perbaikan kolam, pengapuran dengan dosis 50 g/m2, pemupukan dengan pupuk kandang (kotoran ayam, puyuh) 500 g/m2. Lantas pengisian air dan penebaran benih pada suhu udara tidak panas dan air kolam sudah hijau.
 
Kemudian pembesaran benih lele dilakukan di kolam terpal ukuran 10 m2 dengan kedalaman 100 cm, menggunakan benih ukuran 8 - 12 cm, pakan buatan pelet dengan protein 25 %. Lalu kualitas dan parameter airnya, yakni: suhu 25 - 30 derajat Celsius, DO2 mg/l, pH 6,5-8,5, amonia NH3, N maksimal 0,3 dan menggunakan obat-obatan yang terdaftar.
datuk-lampung
 

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain