Rabu, 15 Desember 2021

Optimalisasi Manajemen Pakan Pembenihan Ikan

Optimalisasi Manajemen Pakan Pembenihan Ikan

Foto: Istimewa


Benih ikan membutuhkan pakan yang mengandung protein tinggi. Poin terpenting adalah protein tercerna, karena protein kasar saja tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ikan
 
 
Pencapaian yang maksimal merupakan keinginan semua pelaku usaha, termasuk pembudidaya ikan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, terutama biaya yang harus dikeluarkan selama kegiatan budidaya. Tak jarang banyak pembudidaya yang mengaku mengalami kerugian dikarenakan kurangnya mengatur strategi dan manajemen pakan. Sebagaimana kita tahu, bahwa biaya terbesar dalam budidaya dihasilkan dari biaya pakan. 
 
 
Pengenalan ADM dan Ocialis 
Pada acara webinar yang diadakan Ocialis pada 9 Desember 2021 lalu, Dr. Pierre Domps, General Manager Indonesia memperkenalkan ADM dan Ocialis. Dalam pemaparannya, Dr. Pierre Domps mengatakan, Archer Daniels Midland atau ADM merupakan pemimpin global dalam nutrisi manusia dan nutrisi hewan serta perusahaan pengolahan dan produksi pertanian terkemuka di dunia.
 
 
Dalam bidang nutrisi hewan, ADM menawarkan berbagai produk pakan ternak, untuk brand aquaculture ADM terfokus pada Ocialis. “Dalam pakan lengkap atau complete feed, Ocialis berfokus pada penyediaan masa depan perikanan yang berkelanjutan atau sustainable. Hal ini didukung berkat adanya para ahli yang membantu untuk pengembangan produk-produk Ocialis,” jelas Dr. Pierre Domps.
 
 
Eri Sulistio, Aquaculture Manager Ocialis Indonesia, menyampaikan bahwa aplikasi penggunaan pakan pembenihan ikan oleh pembudidaya realitanya di lapangan menggunakan tiga tipe. Pertama real pakan benih, kedua pakan starter atau grower yang penggunaannya dengan cara digiling atau dicampur air, dan ketiga adalah dengan bahan baku seperti dedak. Ia berharap melalui webinar ini, pembudidaya benih ikan mendapat jawaban atas realita-realita dan tantangan yang terjadi di lapangan.
 
 
Kondisi Lapangan
Menurut Marc Campet, Aqua Commercial Development Manager Ocialis, pembibitan atau pembenihan merupakan rangkaian aktivitas yang kompleks. Diperlukan keterampilan dan manajemen yang spesifik. Selain itu, aplikasi yang benar menentukan performa di pembesaran dan keuntungan budidaya.
 
 
Marc juga mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diingat oleh para pembudidaya,bahwa benih ikan memiliki mulut yang berukuran kecil (0,2 - 3 mm). Organ benih belum terbentuk dan berfungsi dengan sempurna. Benih juga mudah terinfeksi penyakit serta ketika pada fase ini, benihbenih memerlukan kondisi lingkungan yang optimal (DO, pH, NO2, dan lainnya).
 
 
Menambahkan informasi yang telah disampaikan oleh Marc, Henry Cuong, Aquaculture Technical Manager Ocialis Asia. Henry mengatakan, setiap benih memiliki kebiasaan makan yang berbedabeda, tergantung pada spesiesnya. 
 
 
Secara umum benih membutuhkan pakan yang mengandung protein tinggi. Poin terpenting adalah protein tercerna, karena protein kasar saja tidak dapat memenuhi kebutuhan
nutrisi ikan.
 
 
“Untuk pasar Indonesia, dibutuhkan komposisi pakan yang bersumber dari daging ikan dan bebas dari protein babi. Serta dibutuhkan asam amino yang tinggi khususnya golongan EAA yang berguna untuk pertumbuhan ikan,” ujar Henry
 
 
Pakan Berkualitas
Seperti yang telah diutarakan narasumber- narasumber sebelumnya, untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal maka dibutuhkan pakan yang berkualitas. “Kini telah hadir pakan yang baik untuk digunakan dalam kegiatan budidaya ikan. Pakan tersebut yaitu NANOLIS P dan NANOLIS GO,” ujar Marc.
 
 
Pakan NANOLIS P adalah pakan premium yang berfokus pada maksimalisasi laju pertumbuhan dengan kandungan protein sebesar 40%. Sedangkan NANOLIS GO adalah pakan yang berfokus pada optimalisasi pertumbuhan dengan kandungan protein lebih rendah. Pakan ini berbentuk crumble, bersifat sinking untuk seri Nanolis GO 1, yang mana nantinya akan membantu ikan pada tahap awal makan dan floating untuk seris GO lainnya. 
 
 
Keduanya didedikasikan untuk tahap pembenihan ikan air tawar di Asia. “Terdapat beberapa produk lainnya yang dikeluarkan oleh Ocialis, diantaranya NANOLIS GUARD yang bersifat pakan fungsional, NANOLIS P termasuk pakan premium, dan NANOLIS GO termasuk pakan yang hemat biaya. 
 
 
Untuk komoditas air laut, Ocialis memiliki pakan NANOLIS C yang termasuk pakan premium dan VANA NANO pakan premium untuk udang,” ungkap Marc. Diungkapkan oleh Henry, manfaat nyata telah banyak dirasakan oleh para pembudidaya yang menggunakan pakanpakan dari Ocialis, diantaranya yaitu Nguyen Van Tinh. Pembudidaya ikan nila merah menggunakan pakan NANOLIS P dalam pemberian pakan untuk benih-benih ikannya.
 
 
Selama masa pemeliharaan 74 hari, didapatkan FCR sebesar 0,95 dengan ADG mencapai 0,34 gram/hari dan kepadatan 300 ikan/m2. Pembudidaya lainnya yaitu Nam Men. Ia menggunakan pakan NANOLIS GO untuk diberikan pada benih-benih ikan patinnya.
 
 
Setelah dipelihara selama 71 hari, didapatkan hasil FCR sebesar 0,75, ADG 0,28 gram/hari dengan kepadatan mencapai 6.000 ekor/m2. Tidak hanya sukses digunakan sebagai pakan ikan, NANOLIS juga dapat digunakan sebagai pakan katak. Henry menyampaikan, pembudidaya katak bernama Duong Hoang Tam, sukses memelihara katak dengan menggunakan pakan NANOLIS P.
 
 
Selama masa pemeliharaan 34 hari, didapathasil FCR sebesar 1, ADG 0,20 gram/ hari dengan kepadatan 3.750 telur/m2.TROBOS Aqua/Adv

 
Aqua Update + Advertorial Aqua + Cetak Update +

Artikel Lain