Rabu, 15 Desember 2021

peRovimax® HB Ultra: Strategi Adaptasi di Pertambakan Udang

peRovimax® HB Ultra: Strategi Adaptasi di Pertambakan Udang

Foto: Istimewa


DSM Animal Nutrition and Health Indonesia menawarkan strategi bagi petambak dalam menghadapi tantangan budidaya udang, seperti kondisi lingkungan, kerentanan udang, dan patogen
 
 
Kegiatan budidaya, khususnya budidaya udang sering beroperasi di lingkungan kurang optimal. Kondisi ini bisa berkontribusi sebagai pemicu stres yang dapat mengganggu performa pertumbuhan dan kesehatan udang. 
 
 
Hal ini juga dapat berpotensi menjadi pemicu masuknya wabah penyakit dan mampu mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup udang yang dibudidayakan.
 
 
Dalam menunjang kegiatan budidaya udang di kondisi yang menantang ini, DSM Indonesia terus mencari dan memberikan solusi yang inovatif terhadap kesehatan udang dengan berbasis ilmu pengetahuan.
 
 
Dukungan solusi inovatif ini tertuang dalam acara webinar “Strategi Adaptasi di Pertambakan Udang” yang digagas DSM Animal Nutrition and Health Indonesia dan didukung oleh Petambak Muda Indonesia (PMI) melalui kanal Zoom pada (7/12) lalu.
 
 
Hadir memberikan sambutan adalah Rizky Darmawan, Ketua PMI. Dia pun berharap webinar yang diikuti hampir 300 peserta online (daring) ini bisa bermanfaat khususnya bagi petambak udang. “Dan dari DSM bisa mendatangkan beberapa inovasi untuk memperlancar budidaya kita,” ucap Rizky.
 
 
Kegiatan webinar ini menghadirkan narasumber Chiow Yen Liew, Aqua Marketing Manager DSM Nutritional Products dan Daranee Seguin, Manager Nutrition and Health Solution-Aquaculture DSM Nutritional Products dengan moderator Abung Maruli Simanjuntak, Technical Expert Manager Aquaculture DSM Indonesia.
 
 
Chiow Yen Liew atau akrab disapa Ms Yen memberikan paparan tentang ‘Strategi Adaptasi di Pertambakan Udang’. Dalam presentasinya ini, dia menjelaskan bahwa terjadinya perubahan lingkungan akan memberikan dampak pada budidaya udang.
 
 
“Lingkungan budidaya terus mengalami rubahan yang dapat menyebabkan stres dan memberikan efek negatif ekstrim pada udang. Udang dapat mengalami perubahan fisiologi sebagai respons terhadap stres ,” ujarnya.
 
 
Perubahan lingkungan bisa berpengaruh negatif pada udang juga dijelaskan oleh Ms Seguin. Dia menekankan bagaimana perubahan lingkungan mempengaruhi kerentanan udang terhadap stres. 
 
 
Dalam paparannya, ‘Stress and Disease Management under Challenge Farming Conditions’, ia juga menjelaskan terjadinya wabah penyakit di dalam budidaya udang intensif merupakan hasil interaksi kompleks antara inang (udang), pathogen, dan kondisi lingkungan.
 
 
Kondisi lingkungan, tutur Ms Seguin, antara lain; suhu, salinitas, oksigen terlarut,
pH dan CO2, dan nitrogen. Sementara inang adalah udang dengan faktor pengaruh berupa
kepadatan (densitas), fase pertumbuhan, dan genetika. Dan patogen berupa bakteri, virus, hingga protozoa.
 
 
Manajemen Tepat di Tambak Udang
Maka dari situ, ungkap Ms Seguin, dibutuhkan manajemen stres dan penyakit dalam menghadapi tantangan di budidaya udang. Manajemen ini dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan kesehatan udang secara umum. “Serta meningkatkan toleransi stres dan penyakit untuk mengurangi dampak negatif pada kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang,” jelasnya. 
 
 
Dalam mengurangi dampak negatif ini pula, diimbuhkan Ms Yen, kemampuan untuk bertindak, mengantisipasi, dan menanggapi ancaman, kerentanan atau peluang menjadi sangat penting. “Pentingnya kemampuan udang beradaptasi terhadap lingkungan di tambak. Untuk itulah, diperlukan strategi adaptasi yang tepat untuk kesuksesan budidaya udang,” bebernya.
 
 
Maka dari itu, papar Ms Yen, DSM Animal Health and Nutrition menawarkan produk Rovimax® HB Ultra, imunostimulan berkinerja tinggi yang dapat meningkatkan imunitas dan fungsi pertahanan udang, meningkatkan performa dan ketahanan hewan terhadap penyakit, memodulasi fungsi imun yang berbeda dari hewan selama siklus produksi, serta mendukung kapasitas adaptif hewan dalam mengurangi dampak negatif ekstrim.
 
 
Dalam penjelasan keunggulan Rovimax® HB Ultra, diskusi pun terjalin dengan peserta. Yang antara lain menanyakan tentang bagaimana manfaat produk ini dalam meningkatkan ,kemampuan adaptasi udang. “Respon kolektif dari formulasi Rovimax® HB Ultra meningkatkan sistem imun dan kemampuan adaptasi untuk mencapai manajemen stres
& kesehatan yang optimal,” jelas Ms Yen menjawab satu dari beragam pertanyaan yang diajukan para peserta webinar.
 
 
Sebagai konklusi acara, Yatie Setiarsih, Head of Sales DSM Animal Nutrition and Health Indonesia pun menutup webinar ini dengan harapan tersendiri. “Dunia akuakultur saat ini menghadapi berbagai macam tantangan lingkungan seperti cuaca.
 
 
Kami di DSM Animal Nutrition and Health Indonesia berusaha untuk memberikan ,solusi kepada para pembudidaya, khususnya petambak udang, untuk menghadapi tantangan-tantangan ini,” pungkas Yatie. TROBOS Aqua/Adv

 
Aqua Update + Advertorial Aqua + Cetak Update +

Artikel Lain