Sabtu, 11 Desember 2021

Ekspor Perdana Udang dari SKPT Mimika ke Pasar Jepang

Ekspor Perdana Udang dari SKPT Mimika ke Pasar Jepang

Foto: ist/dok.KKP


Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Setelah sukses meningkatkan produksinya sebesar 42,72% sejak 2016 – 2020, Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Mimika melaksanakan ekspor perdana komoditas perikanan ke Jepang.

 

"Ini kita kawal from zero to hero," ujar Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, Kamis (9/12/2021).

 

Artati mengungkapkan, dalam menjalankan usahanya, eksportir PT. Bartuh Langgeng Abadi melibatkan orang asli Papua (OAP) dengan jalan membeli hasil tangkapan nelayan lokal yang tergabung dalam Koperasi Kamora Abadi. Bahkan, eksportir tersebut mempekerjakan OAP dalam dalam mengoperasionalkan Unit Pengolahan Ikan (UPI).

 

"Kementerian Kelautan dan Perikanan terus berupaya untuk memberikan dukungan dan kemudahan kepada pelaku usaha, baik dalam hal perijinan berusaha maupun dalam hal permodalan," sambungnya.

 

Total komoditas yang diekspor sebanyak 11,5 ton menggunakan reefer container kapasitas 20 ton, diangkut dengan kapal kargo PT. SPIL dengan ekspedisi HSN Group (PT. Rahayu Perdana Trans & PT. Rukma Padaya Trans). Pengiriman dilakukan pada Rabu, 8 Desember 2021 di dermaga Pelabuhan Paumako, Timika.

 

"Produk perikanan yang diekspor adalah udang laut beku jenis Banana dan Tiger," ujar Artati.

 

Artati berharap ekspor ini menjadi awal yang baik bagi pelaku usaha dan pemerintah di Kabupaten Mimika untuk terus eksis dan tumbuh. Ke depan, dia memastikan KKP akan terus mendorong dan meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan dari Bumi Cenderawasih.

 

"Masih terbuka peluang pengembangan jenis komoditas untuk diekspor ke mancanegara. Pada prinsipnya, Ditjen PDSPKP siap mendorong para pelaku usaha dalam rangka peningkatan daya saingnya," tutupnya.ist/ed/ntr

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain