Sabtu, 28 Agustus 2021

Dosis Pemakaian Bacillus pada Tambak Udang

Dosis Pemakaian Bacillus pada Tambak Udang

Foto: dok. TROBOSAqua


Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Probiotik berfungsi untuk mengontrol kualitas air, diantaranya mengontrol limbah organik, menghilangkan toksin dalam air, mengontrol pertumbuhan plankton, serta mengontrol pathogen. Penggunaan probiotik biasanya setelah desinfektan.

 

Sales Engineer Inve Aquaculture Abru Arfindee menjelaskan, kecenderungan jumlah Vibrio akan meningkat setelah 2 - 3 hari pemberian disenfektan. Oleh karena itu harus disusul segera pemberian probiotik untuk menekan pertumbuhan Vibrio.  Pada dasarnya di alam mikroba yang menguntungkan terdapat 20 % dan mikroba yang bersifat netral 50 %. Harapannya dalam penambahan probiotik, mikroba yang netral dapat bergabung dengan mikroba baik, sehingga mikroba baik mampu meningkat menjadi 70 %.

 

Menurut Arfindee, dosis Bacillus (bakteri probiotik) yang sesuai untuk penggunaan di air kolam atau tambak dengan padat tebar biasa, konsentrasi pemakaian yaitu berkisar 0,02 ppm atau setara dengan 1.000 CFU/ml per aplikasi (2 - 3 kali pengaplikasian per-minggu). Kemudian untuk kolam maupun tambak yang mempunyai kepadatan yang lebih padat (intensif), konsentrasi pemakaian 0,2 ppm atau setara dengan 10.000 CFU/ml (2 - 3 pengaplikasian per-minggu).

 

Arfindee juga menyatakan, bahwa untuk menentukan berapa banyak jumlah bakteri yang digunakan harus diubah dalam satuan gram.

 

Arfindee mengingatkan, apabila sudah terlihat tanda-tanda over (berlebih) bakteri, maka pemakaian probiotik harus dikontrol. Pengontrolan biasanya dilakukan minimal seminggu sekali untuk mengetahui jumlah bakteri dalam air maupun dalam udang itu sendiri. Sehingga penggunaan probiotik disesuaikan kondisi di lapangan.

 

Abung Maruli selaku Technical Sales Manager Aquaculture PT Biomin Indonesia ikut menjelaskan terkait aplikasi probiotik pada tambak udang. Menurutnya, dosis pertama untuk pengaplikasian di lingkungan tambak yaitu gunakan dosis rekomendasi dari supplier/produsen, dan selebihnya yang mengatur kebutuhan probiotik adalah SDM itu sendiri.

 

Technical Specialist PT Elanco Animal Health Indonesia Akrom Muflih ikut menambahkan, aplikasi probiotik untuk udang apabila digunakan secara bersamaan probiotik ke air dan ke pakan udang maka akan membentuk suatu efek yang lebih positif jika dibandingkan hanya salah satu atau tidak sama sekali. “Namun tetap harus diperhatikan jangan sampai berlebihan,” saran Akrom. ed/andini

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain