Sabtu, 31 Juli 2021

Riset Budidaya Vaname Superintensif di Takalar

Riset Budidaya Vaname Superintensif di Takalar

Foto: ist/dok.KKP


Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Penerapan sistem progresif, sludge collector dan microbubble pada budidaya udang vaname superintensif sedang diujicobakan melalui riset terapan di Takalar.

 

Pencanangan riset itu ditandai dengan panen total udang vaname tambak superintensif di Instalasi Tambak Percobaan BRPBAP3, desa Punaga, kabupaten Takalar, provinsi Sulawesi Selatan, pada 28 Juli 2021. Sebulan sebelumnya, instalasi tambak ini telah dikunjungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

 

Di tempat terpisah, Kepala Pusat Riset Perikanan - Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Yayan Hikmayani mengatakan, riset dan inovasi itu dilaksanakan dalam rangka mendukung tiga program prioritas utama KKP tahun 2021-2024.

 

Pertama, peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sumber daya alam perikanan tangkap untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Kedua, Pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor didukung riset kelautan dan perikanan. Ketiga, pembangunan kampung-kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal.

 

Kepala BRPBAP3 Asda Laining menambahkan, aplikasi sistem progresif, sludge collector (SC) dan microbubble pada budidaya udang vaname superintensif dilakukan untuk menggenjot produksi udang vaname.

 

"SC menghasilkan performa kualitas air yang lebih stabil dibandingkan CD (central drain) karena adanya pembuangan sludge yang lebih efektif. Perlakuan SC menghasilkan produksi 5.256 kg lebih tinggi dibandingkan perlakuan CD sebesar 4.849 kg atau terjadi peningkatan produksi sebesar 8,4%. Peningkatan sintasan sebesar 10%, penerimaan 6,4% lebih tinggi dan FCR lebih rendah sebesar 14,5% dibandingkan perlakuan CD," tambah Asda.

 

Mewakili Bupati Takalar, hadir secara langsung pada panen tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Takalar, Muhammad Iskandar Adam. Iskandar mengapresiasi hasil riset dan inovasi teknologi yang telah dilakukan BRPBAP3. Dia menyatakan komitmennya untuk bersinergi dalam memanfaatkan teknologi aplikatif yang dihasilkan BRPBAP3.

 

Rektor Institut Teknologi Pertanian Takalar sekaligus Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, Irma Andriani, mengusulkan kepada pemerintah desa Punaga agar Badan Usaha Milik Desa setempat membuat percontohan budidaya vaname skala rumah tangga hasil teknologi BRPBAP3. Hal tersebut dilakukan mengingat lokasi instalasi tambak berada di wilayah desa Punaga, sehingga mudah untuk belajar dan berkonsultasi dengan tim pakar dan peneliti yang ada di instalasi tersebut. ist/ed/meilaka

 
Aqua Update + Aqua Update + Cetak Update +

Artikel Lain