Senin, 31 Mei 2021

Gurami Bima, Lebih Unggul dari Galunggug Super dan Tulungagung

Gurami Bima, Lebih Unggul dari Galunggug Super dan Tulungagung

Foto: BRSDM KKP
Pembudidaya mengangkat ikan gurami Bima

Limapuluh Kota (TROBOSAQUA.COM). Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) yang berada di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan penebaran ikan gurami hibrida unggul hasil pemuliaan di Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota (27/5). Gurami yang diberi nama Bima itu diberikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan 'Anakocia'.

 

Menurut siaran pers BRSDM KKP (9/5), Gurami Bima merupakan merupakan hasil persilangan ikan gurami jantan Jambi dan betina Majalengka. Pada 28 Mei 2021, Kepala BRPI Joni Hariyadi beserta Kepala Dinas Perikanan dan Penyuluh Perikanan Kabupaten Limapuluh Kota, juga melaksanakan sosialisasi kepada pembudidaya perikanan di tujuh kecamatan yang merupakan sentra produksi ikan gurami.

 

Upaya peningkatan performa pertumbuhan gurami Bima BRPI Sukamandi dilakukan melalui program riset peningkatan mutu genetik, “Pembentukan Varietas Unggul Ikan Gurami Tumbuh Cepat” yang dimulai pada tahun 2014.

 

Penelitian ini dimulai dengan melakukan koleksi ikan gurami dari beberapa populasi yang berbeda. Antara lain Majalengka, Tasikmalaya, Jambi dan Kalimantan. Pada tahun 2015, dilakukan karakterisasi genotipik dengan hasil yang menunjukkan bahwa populasi Majalengka dan Jambi memiliki hubungan kekerabatan paling jauh, sehingga potensial untuk digunakan dalam upaya pemuliaan melalui program hibridisasi.

 

Selanjutnya pada tahun 2016-017 dilakukan evaluasi performa pertumbuhan, hasilnya menunjukkan bahwa persilangan antara induk betina ikan gurami Majalengka dengan induk jantan ikan gurami Jambi terbukti memiliki nilai heterosis yang tinggi, yaitu sebesar 32,68 persen pada umur 14 bulan. Hal tersebut menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida Bima prospektif sebagai varietas ikan gurami unggul tumbuh cepat.

 

Sementara uji multilokasi dilakukan pada tahun 2018, hasilnya menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida Bima memiliki pertumbuhan 26,97 persen lebih cepat daripada ikan gurami lokal di Tulungagung. Sedangkan hasil uji multilokasi di Sukamandi menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida tumbuh cepat memiliki pertumbuhan 17,18 persen lebih cepat daripada ikan gurami Galunggung Super.

 

Selain itu, hasil pengujian performa ketahanan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila dan bakteri Mycobacterium fortuitum menunjukkan bahwa benih ikan gurami Bima memiliki ketahanan yang lebih tinggi daripada benih ikan gurami Galunggung Super hasil rilis Balai Pengembangan Budidaya Ikan Gurami dan Nilem (BPBIGN) Singaparna.

 

Hasil uji toleransi lingkungan juga menunjukkan bahwa benih ikan gurami hibrida tumbuh cepat memiliki ketahanan toleransi yang lebih tinggi daripada benih ikan gurami Galunggung Super terhadap paparan cekaman suhu, salinitas serta pH. Hasil-hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa ikan gurami hibrida tumbuh cepat selain memiliki pertumbuhan yang lebih cepat juga memiliki ketahanan terhadap cekaman lingkungan serta ketahanan terhadap penyakit yang lebih baik. Ist/ed/asep

 

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain