Senin, 10 Mei 2021

Indonesia - Mozambik Sepakati Kerja Sama di Bidang Kelautan dan Perikanan

 Indonesia - Mozambik Sepakati Kerja Sama di Bidang Kelautan dan Perikanan

Foto: Dok. KKP
Pertemuan virtual pemerintah Indonesia dan Mozambik

Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membahas kelanjutan kerja sama dengan Republik Mozambik melalui Kementerian Laut, Perairan Darat dan Perikanan dalam pertemuan ke-1 Komite Teknis Kerja Sama Kelautan dan Perikanan (Joint Technical Committee on Marine and Fisheries) secara virtual, pada Selasa (5/5).
 
 
Pertemuan tersebut membahas kelanjutan kerja sama yang telah terjalin antara pemerintah Indonesia dan Mozambik sejak Oktober 2018. Selain membahas kelanjutan naskah kerja sama selama tiga tahun ke depan, pertemuan juga membahas rencana aksi yang akan dilakukan oleh kedua negara sesuai jangka waktu berlakunya naskah kerja sama.
 
 
Pembahasan rencana aksi ini diawali dengan pertukaran informasi tentang potensi dan kondisi sektor kelautan dan perikanan masing-masing negara. Dengan lebih mengetahui potensi satu sama lain, Indonesia dan Mozambik percaya dapat saling  berkolaborasi dalam mengoptimalkan potensi kerja sama sektor kelautan dan perikanan.
 
 
Menurut Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP Agung Tri Prasetyo, hubungan Indonesia dan Mozambik telah terbangun secara kuat. Terutama dalam berbagai kegiatan peningkatan kapasitas. "Kami berharap ke depannya lewat program penguatan kapasitas, kedua negara tidak hanya bisa bertukar informasi dan keahlian, namun juga mendapatkan manfaat ekonomi," ujar Agung seperti dikutip dalam rilis KKP.
 
 
Kegiatan peningkatan kapasitas yang pernah dikerjasamakan antara lain dalam bentuk bentuk pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan di Indonesia, maupun pengiriman tenaga ahli ke Mozambik. Salah satunya bertajuk "Workshop on Integrated Fish Information System for Mozambique: Towards Responsible Fish Production" di Maputo, Mozambik.
 
 
Selain itu, Mozambik juga ingin bekerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan rumput laut, pakan ikan, nelayan tuna skala kecil, serta berbagi best practices dalam menyeimbangkan alokasi ruang laut bagi kegiatan perikanan dan non-perikanan.
 
 
bidang akuakultur, terutama untuk pengemabngan rumput laut dan pakan ikan. Sedangkan, dalam subsektor perikanan tangkap, perhatian terhadap nelayan skala kecil dan sumber daya ikan tuna menjadi hal yang penting dalam perumusan rencana aksi.
 
 
Sementara itu, Direktur Nasional Kebijakan Kemaritiman dan Perikanan  Mozambik, Felismina Antia selaku Ketua Delegasi menyambut baik berlanjutnya kolaborasi antara Indonesia melalui KKP dengan Mozambik. Menurutnya, kerja sama sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu hal yang penting bagi Pemerintah Mozambik. "Kami sangat senang Indonesia masih sangat terbuka untuk bekerja sama dengan kami," akunya.
 
 
Melalui Persetujuan ini, Mozambik diharapkan dapat menjadi regional hub dan pintu masuk produk-produk ekspor Indonesia ke pasar kawasan Afrika bagian timur dan selatan dengan keunggulan daya saing yang lebih baik dibandingkan negara-negara pesaing yang belum memiliki skema persetujuan perdagangan bebas dengan Mozambik.  Ist/ed/asep
 

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain