Senin, 22 Maret 2021

KKP Sediakan Akses Keuangan bagi Perempuan Pelaku UMKM Perikanan

KKP Sediakan Akses Keuangan bagi Perempuan Pelaku UMKM Perikanan

Foto: dok. kkp


Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Salah satu jalan keluar dari kemiskinan bagi masyarakat, khususnya perempuan, adalah dengan berwirausaha. Namun hal tersebut tidak mudah diakukan karena indeks literasi keuangan dan indeks inklusi keuangan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki. Sehingga perlu adanya peningkatan akses keuangan bagi perempuan.
 
 
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Artati Widiarti, pada Seminar Nasional dengan tema “Akses Pembiayaan BLU LPMUKP Mendorong Perempuan Pengusaha Sukses” yang diadakan oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dalam rangka HUT ke-46 secara daring pada Sabtu (20/3).
 
 
Artati menyampaikan bahwa pihaknya mengajak perempuan di bawah naungan IWAPI untuk memperkuat posisi dalam usaha perikanan yang dapat berjalan beriringan dengan 3 program KKP.  Antara lain meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sub sektor perikanan tangkap dan meningkatkan kesejahteraan nelayan; menggerakkan perikanan budidaya untuk peningkatan ekonomi masyarakat; serta mengembangkan kampung-kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal di sejumlah daerah Indonesia.
 
 
“Upaya ini tentu memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sebagai penggerak UMKM, untuk memberdayakan dan memperkuat UMKM di sektor kelautan dan perikanan,” ucap Artati dalam sambutan.
 
 
Sebagai solusinya, KKP memiliki Badan Layanan Umum Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.710/KMK.05/2016, yang menyalurkan dana bergulir kepada masyarakat dengan bunga sebesar 3 persen per tahun.
 
 
“Hal ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat khususnya perempuan untuk dapat turut andil dalam program tersebut yang kemudian dimanfaatkan untuk memajukan UMKM Perikanan,” ujar Artati. 
 
 
Hingga Februari 2021, tercatat bahwa BLU LPMUKP telah menyetujui dan mencairkan pinjamannya sekitar Rp.746,5 Miliar kepada 19.962 pemanfaat. Selain itu BLU LPMUKP juga memiliki kegiatan pendampingan oleh tenaga pendamping LPMUKP yang tersebar di 357 kabupaten/kota di seluruh Indonesia
Artati pun berharap bahwa seluruh perempuan di Indonesia berdaya melalui kapasitas dan pengetahuan yang mumpuni, serta mendapatkan peluang untuk mencapai pemberdayaan dalam bidang ekonomi sehingga tercipta kesetaraan gender. Ist/ed/asep
 

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain