Senin, 2 Nopember 2020

Bimtek Budidaya Lele Sistem Biofok

Bimtek Budidaya Lele Sistem Biofok

Foto: ist/dok.DJPB


Jambi (TROBOSAQUA.COM). Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penerima bantuan pemerintah budidaya ikan sistem bioflok pada 21–24 Oktober 2020.

 

Bimtek ini digelar dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan budidaya lele bioflok bagi penerima bantuan tahun 2020 tahap II.

 

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyatakan budidaya ikan sistem bioflok ini menggunakan teknologi yang tidak sederhana dan tidak mudah bagi pelaku budidaya pemula. “Peningkatan kualitas SDM penting guna mendapatkan panen yang maksimal. Baik secara kualitas maupun kuantitas. Makanya Bimtek ini baik untuk para pembudidaya penerima bantuan,” jelas Slamet.

 

Budidaya ikan sistem bioflok memang menawarkan peluang sukses. Namun, Slamet melanjutkan, ada juga peluang kegagalan, di antaranya disebabkan oleh SDM yang belum siap menerapkan teknologi, kesulitan mendapatkan benih, kekompakan anggota sampai berhasil panen untuk melanjutkan siklus berikutnya.

 

Apalagi, budidaya ikan lele sistem bioflok tidaklah mudah, butuh pelatihan langsung agar pembudidaya bisa mengimplementasikannya saat menerima bantuan dari program ini.

 

Oleh karenanya, melalui Bimtek ini, kami membekali para peserta yang nantinya akan mengelola paket bantuan di wilayahnya masing-masing. Di samping itu juga, Unit Pelaksana Teknis (UPT) kami akan terus mendampingi baik secara langsung maupun melalui komunikasi daring. “Kelompok yang menerima program bantuan diharapkan dapat melanjutkan usahanya secara mandiri. Bila pada saat pelaksanaan kegiatan menemui kendala, maka pihak UPT akan mengawalnya. Sampai mereka sukses dan bisa berjalan sendiri,” ujar Slamet.

 

Selain itu, peserta yang mengikuti Bimtek ini diharapkan bisa menjadi role model atau percontohan bagi masyarakat di sekitarnya.

 

Sementara itu, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Boyun Handoyo, Bimtek dilakukan secara daring yang diikuti oleh staf Dinas Perikanan terkait dan Penyuluh Perikanan pendamping agar bersama-sama dapat mendampingi para penerima bantuan dalam menerapkan teknologi budidaya ikan sistem bioflok ini di wilayahnya masing-masing.

 

“Target dari kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penerima Bantuan Program Prioritas Pemerintah Berupa Teknologi Anjuran Budidaya Bioflok adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para pelaku utama (pembudidaya ikan) sebanyak 31 orang dari 18 Kabupaten/Kota di 8 Provinsi. yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi dan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung yang merupakan kelompok yang telah diverifikasi sebagai penerima paket bantuan Bioflok Tahap II tahun 2020”, jelas Boyun.

 

Salah satu penerima bantuan paket budidaya bioflok ikan nila, Toni Doso Priyono, yang juga Ketua Pokdakan Mina Anugerah Sejahtera yang berlokasi di Kabupaten Lampung Barat menyatakan bimtek kali ini adalah kesempatan luar biasa bagi dia. "Bisa belajar berbudidaya menggunakan teknologi baru, dan juga bisa menerima bantuan dari program pemerintah,” ujarnya.

 

Untuk itu, saya mewakili anggota kelompok akan ber sungguh-sungguh mengembangkan kegiatan budidaya dengan sistem bioflok ini dan meminta pendampingan kepada BPBAT Sungai Gelam Jambi agar kegiatan budidaya ini dapat berhasil dan sukses.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Ponpes Babussalam Kota Pekanbaru, Ahmad Huzaifi yang menerima paket bantuan bioflok lele, lengkap dengan sarana dan prasarananya serta bimbingan teknisnya. “Harapannya, bantuan ini bisa dimanfaatkan di lingkungan ponpes sehingga dapat meningkatkan pengetahuan/keterampilan para santri. Sehingga menjadi peluang usaha para santri saat mereka kembali ke rumahnya masing-masing,” tuturnya.

 

Selama mengikuti bimtek, peserta mendapatkan materi pokok manajemen budidaya ikan sistem bioflok, manajemen usaha, manajemen kesehatan ikan dan kisah sukses pembudidaya ikan sistem bioflok. Praktik lapangan dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi. ist/ed/meilaka

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain