Rabu, 19 Pebruari 2020

Budidaya Udang dan Ikan di Perkotaan dengan Teknologi IoT

Budidaya Udang dan Ikan di Perkotaan dengan Teknologi IoT

Foto: dok.ntr


Yogyakarta (TROBOSAQUA.COM). Mimpi untuk budidaya ikan dan udang di perkotaan menggunakan kolam bundar portabel dapat terwujud dengan teknologi sensor yang bisa dikendalikan melalui internet of things (IoT).

 

Setelah sukses di sektor pertanian dengan RiTx Bertani, PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) meluncurkan aplikasi dan teknologi untuk sektor perikanan bernama FisTx (Fishery Technology). Acara bertajuk Demokratisasi Pertanian di Era Industri 4.0, peluncuran FisTx ini digelar di Balai Desa Srigading kawasan Pantai Samas, Bantul, DI Yogyakarta pada Senin (17/2).

 

Hesti Ana, Chief Marketing Officer MSMB menjelaskan perusahaannya merilis paket teknologi kolam bundar portabel yang bisa dikontrol dengan perangkat sensor digital yang terhubung dengan aplikasi FisTx . FisTx merupakan aplikasi android berbasis teknologi budidaya ikan. Bertujuan untuk menyejahterakan petambak ikan dan udang, FisTx hadir untuk memudahkan petambak dalam melakukan aktivitas budidaya.

 

Dijelaskannya, FisTx dapat digunakan untuk melakukan pencatatan data budidaya, mencapai efisiensi dalam budidaya, serta akses mitra dan pasar. Menggunakan aplikasi FisTx, petambak dapat mengetahui kondisi tambak mereka dan mendapatkan rekomendasi perlakuan yang tepat dalam budidaya.

 

Kualitas Air, Faktor Kunci Keberhasilan

Rico Wisnu Wibisono, Chief Operation Officer FisTx menjelaskan perusahaannya merilis FisTx Aquagram Water Quality Checker, yakni teknologi pengukur kualitas air pada tambak, petambak bisa memantau kondisi tambak langsung dari aplikasi FisTx di smartphone mereka.

 

“FisTx Aquagram merupakan teknologi pengukur kualitas air yang dapat mencatat kualitas air secara real-time. Petambak akan memperoleh informasi terkait durasi pemberian pakan, jarak waktu pemberian pakan, kadar oksigen, hingga suhu dan tingkat keasamaan air. FisTx Aquagram ini dapat bekerja secara kontinyu untuk empat petak tambak sekaligus,” ungkap dia.

 

Menjadi Petambak di Kota

Rico menyatakan tak hanya mengembangkan teknologi yang mampu mengukur kualitas air, MSMB juga menghadirkan pond portable. Budidaya udang dan ikan pun bisa dilakukan di kota, tak harus berlokasi di wilayah pesisir.

 

Oase Pond FisTx, Rico menjelaskan, merupakan kolam bongkar-pasang (pond portable) yang memungkinkan petambak melakukan budidaya dengan sistem resirkulasi. Bentuk lingkaran bertujuan untuk memudahkan petambak dalam memberikan pakan secara merata. Tak hanya itu, oksigen pun bisa terlarut merata sehingga memudahkan bakteri untuk bekerja mereduksi bahan organik.

 

“Kolam portabel ini berdiameter 10 meter dan ketinggian 1,5 meter, kolam bongkar-pasang ini bisa dipasang di lahan apapun karena perakitannya mudah. Kolam ini dapat digunakan sebagai nursery pond atau kolam pendederan dan pembesaran,” urai Rico..

 

Peluncuran FisTx ini juga melibatkan Bank BNI yang menyediakan kredit usaha kepada petambak serta didukung oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya – Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) merupakan perusahaan teknologi pertanian, perikanan dan peternakan berbasis di Yogyakarta. ist/ed/ntr

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain