Rabu, 15 Januari 2020

Tekan FCR dengan Pakan Bermutu

Tekan FCR dengan Pakan Bermutu

Foto: 


PT Matahari Sakti memberikan keunggulan kualitas pakan dan pelayanan terdepan dalam membantu pembudidaya udang agar lebih sukses
 
 
Fluktuasi harga yang begitu tajam dan ancaman penyakit yang terus mengancam membuat pembudidaya udang vannamei terus memutar otak. Guna menekan biaya produksi agar margin keuntungan tidak tergerus, maka salah satu komponen biaya produksi yang cukup signifikan harus ditekan, seperti biaya pakan dapat menyerap biaya produksi sekitar 60-70% dari biaya keseluruhan. Maka pemilihan pakan yang berkualitas dengan harga kompetitif merupakan jawabannya. 
 
 
Otak-atik pakan banyak dilakukan pembudidaya udang. Di antaranya, Joko Sasongko, pembudaya udang dari Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat. Pemilik tambak seluas 22 hektar (ha) ini mulai menjalankan budidaya udang vannamei di Ujung Genteng sejak 2005. Berbagai merek pakan sudah dicobanya, hingga akhirnya pada 2008, ia mulai menggunakan pakan udang produksi PT Matahari Sakti (MS) setelah sejumlah sejawatnya terlebih dahulu sudah ‘menikmati’ keunggulan pakan MS yang diproduksi di pabrik Surabaya-Jawa Timur tersebut. 
 
 
Tekan FCR hingga dibawah 1,5 
“Selain pakan MS, waktu itu saya tetap menggunakan pakan produksi pabrik lainnya sebagai pembanding dengan membaginya per blok. Untuk mengetahui perbedaan di antara merek pakan, saya mencoba perbandingan pakan MS dengan merek lainnya sejak awal penebaran benur. Hasilnya, FCR pada blok yang menggunakan pakan MS bisa ditekan di bawah 1,5 dibandingkan dengan pakan lain,” ujar Joko. Di samping itu, lanjut Joko, PT MS memberikan supervisi dalam teknis budidaya. “Jadi kita dibimbing dalam manajemen pakan sehingga sangat membantu dalam menjalankan budidaya,” lanjutnya. Dalam perjalanannya, Joko makin banyak menggunakan pakan MS karena untuk udang kecil (stater), pakan MS sudah berbentuk mini pelet sehingga bisa ditebar menggunakan mesin autofeeder. Berbeda dengan pakan merek lainnya yang masih berupa crumble yang ditebar secara manual. Begitu pula pakan udang besar (Grower), juga berjalan baik ketika ditebar menggunakan autofeeder. Sebab, menurut Joko, penggunaan autofeeder su¬dah menjadi keharusan dalam menjalankan budidaya udang. 
 
 
Pengakuan serupa juga dilontarkan Zainal Arifin, teknisi tambak udang di Pekon (desa-red) Sukarame, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat-Lampung. Ia menggunakan pakan MS sejak udang berusia 40 hari ke atas dan ditebar menggunakan autofeeder. “Keunggulan pakan MS, tidak menggumpal meski kondisi udara lembab karena musim hujan,” ungkap Ipin, panggilan akrabnya. Di farm milik Andi Kurniawan ini, Ipin mengurusi 14 kolam konstruksi plastik HDPE berukuran 3 ribu meter persegi dengan kedalaman 1,5 meter pada lahan seluas 5 ha. Dengan kedalaman air maksimal 1,5 meter, kepadatan tebar benur rata-rata 180 ekor per meter persegi. Ipin sudah mengelola farm selama tujuh siklus terakhir. 
 
 
Sejak tiga siklus terakhir, dengan menggunakan pakan Kaiohji Platinum produksi MS, Ipin mampu menekan FCR menjadi rata-rata 1,25 dengan sistem budidaya semi tertutup. Artinya, selama budidaya masih dilakukan penambahan air yang bersumber dari sumur bor karena kesulitan mengambil air dari laut yang banyak mengandung pasir. 
 
 
Jaminan Pengiriman 
MS mengapresiasi kepercayaan petambak terhadap pakan yang diproduksinya. Selain menjaga kestabilan kualitas pakan yang diproduksi, MS berupaya agar pakan tetap segar (fresh) sampai ke tambak meski dikirim dari pabrik MS di Surabaya – Jawa Timur ke seluruh wilayah Indonesia. Sebagai contoh untuk pengiriman pakan dari Surabaya ke Lampung hanya butuh waktu dua hari sampai ke depo MS di Lampung, dan dalam hitungan jam pengiriman pakan ke tambak akan sampai di lokasi, sehingga dijamin pakan yang dipesan pelanggan tetap dalam kondisi fresh. 
 
 
Untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman pakan ke tambak pelanggan, team sales MS di lapangan secara rutin memonitoring kebutuhan pakan pelanggan untuk kedepanya sehingga diketahui akan kebutuhan stok pakan di depo MS maupun di agen yang tersebar merata dari Sabang sampai Merauke, hal ini sebagai upaya untuk mencegah keterlambatan pengiriman pakan kepada customer dan hal ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman pakan melalui perjalanan darat dari Surabaya ke beberapa daerah. 
 
 
Jaminan Pelayanan 
Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan di sentra-sentra tambak udang, MS telah menempatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk mensupervisi petambak yang menggunakan pakan MS, dan memonitoring perkembangan udang dari awal hingga akhir budidaya agar keberhasilan budidaya udang dapat tercapai dengan baik. 
 
 
Hingga saat ini ada petambak dengan budidaya superintensif membutuhkan pakan dengan kadar protein tinggi. Tapi ada pula dengan kepadatan tebarnya se¬dang sehingga butuh pakan dengan kadar protein sedang. Bahkan ada petambak yang butuh pakan kadar protein rendah. Jadi semuanya di layani sesuai dengan keragaman produk pakan MS seperti pakan udang FENG LI dengan 2 grade Platinum dan Gold sedangkan KAIOHJI ada 3 grade Platinum, Gold dan Silver. Sedangkan dari dua brand tadi masih digolongkan menjadi starter dan grower sesuai kebutuhan nutrisi udang untuk berkembang dari masa awal hingga akhir budidaya. Dengan keragaman produk pakan MS merupakan jawaban dari permintaan customer sehingga harga jual pakan MS tetap kompetitif di semua segmen dengan tetap mengedepankan kualitas dan pelayanan terdepan yang dibutuhkan customer. Hal ini menjadikan produk MS sangat diminati pembudidaya udang secara nasional. TROBOS Aqua/Adv
 

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain