Kamis, 7 Nopember 2019

Ekspor Udang Ditarget Naik 250%

Ekspor Udang Ditarget Naik 250%

Foto: dok.rizky


Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Pemerintah mematok target ekspor udang sebesar 250% pada 5 tahun ke depan.

 

Sebagaimana dinyatakan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Slamet Soebjakto di sela  acara "Shrimp Farmer Day" yang digelar di arena Aquatica Asia dan Indoaqua Conference & Expo 2019 pada kamis (7/11).

 

“Udang sebagai komoditas perikanan yang mempunyai nilai eskpor tertinggi secara nominal. Jika secara volume adalah tuna yang terbesar, namun nilai nominal ekspor tuna kalah dengan udang. Maka dari itu. Kami akan buat road map lima tahun kedepan untuk pencapaian target tersebut. Setelah acara ini secepatnya kita akan kumpulkan seluruh stakeholder untuk kelanjutannya. MenKP justru ingin lebih karena melihat potensi yang kita miliki,” urai dia.

 

Slamet mengaku terinspirasi oleh India yang mampu menggenjot tinggi produksi udangnya dengan dukungan kebijakan pemerintah dan peran serta masyarakat sehingga bisa di bentuk road map .

 

“Kelanjutanya jika sudah dibuat road map maka kita minta SCI dan kawan-kawan mendorong bersama jadi Perpres. Dengan dibuatnya road map industri udang akan ada dukungan antar instansi kementrian lain. Kita akan mintakan juga penganggarannya,” dia menerangkan.

 

Slamet juga berharap terjalin kerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan eErumahan Rakyat untuk pengembangan udang, dalam bentuk revitalisasi irigasi untuk 5 tahun mendatang. Kolaborasi antar kementerian dan stakeholder menjadi prioritas, karena perudangan sudah masuk sebagai salah satu visi presiden. rizki

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain