Jumat, 6 September 2019

Pelatihan Kecakapan 60 Mil untuk Awak Kapal dan Nelayan

Pelatihan Kecakapan 60 Mil untuk Awak Kapal dan Nelayan

Foto: ist/dok.KKP


Jakarta (TROBOSAQUA.COM). Pemerintah menggelar Bimtek/Pelatihan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil di Pelabuhan Perikanan (PP) Sentra Pembangunan Kelautan dan Perikanan (SKPT) Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (3/9).


 

Kegiatan yang merupakan kolaborasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meningkatkan kompetensi awak kapal dan nelayan ini diikuti oleh 107 orang awak kapal/nelayan yang berdomisili di sekitar PP SKPT Sebatik. Kasubdit Pengawakan Kapal Perikanan – KKP menyampaikan bahwa Bimtek/pelatihan SKK 60 Mil ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi/keahlian awak kapal/nelayan guna menjamin keselamatan pelayaran dalam kegiatan penangkapan ikan.


 

“Kecelakaan laut yang kerap terjadi seperti tabrakan, baik sesama antara kapal penangkap ikan maupun antara kapal penangkapan ikan dengan kapal niaga, merupakan tantangan dan pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan secara bersama-sama oleh kedua instansi ini,” ungkapnya.


 

Goenaryo melanjutkan, upaya bersama KKP dengan Kemenhub dalam pelaksanaan Bimtek/Pelatihan SKK 60 mil di PP SKPT Sebatik ini, merupakan terobosan penting dalam upaya memperluas cakupan pelatihan ini kepada awak kapal/nelayan, yaitu pelaksanaan pelatihan di sentra-sentra nelayan/awak kapal.


 

Pengajar/instruktur dalam Bimtek ini, berasal dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, Kalimantan Timur. Materi yang diajarkan mencakup hukum matirim, kecakapan pelaut, permesinan kapal, olah gerak, dan pengamatan. Selanjutnya, disampaikan juga materi tentang tata cara dan prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan di laut serta prosedur darurat dan pencarian apabila terjadi kecelakaan laut (search and rescue/SAR).


 

Syaharuddin, selaku salah satu pengajar/instruktur dari KSOP Kelas III Tarakan menyampaikan bahwa dengan mengikuti bimtek/pelatihan SKK 60 mil ini, diharapkan akan meningkatkan keahlian dan keterampilan bagi awak kapal/nelayan dalam kegiatan pelayaran. Tidak terbatas pada kapal penangkap ikan saja, tetapi dapat juga digunakan untuk mengoperasionalkan kapal niaga tradisional sampai dengan ukuran 35 GT, seperti kapal pengangkut sembako antar-pulau dan kapal pengangkut ikan dan/atau hasil tambak. Hal ini tentu membuka peluang atau lapangan pekerjaan lain bagi awak kapal perikanan/nelayan.


 

Sertifikat yang diperoleh setelah mengikuti kegiatan bimtek/pelatihan SKK 60 mil ini, dapat dipergunakan sebagai persyaratan untuk memperoleh Buku Pelaut Merah. Buku itu merupakan resmi negara yang dikeluarkan untuk pelaut yang bekerja di atas kapal penangkap ikan/kapal layar motor/kapal tradisional. ist/ntr

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain