Selasa, 28 Mei 2019

Harga Udang Jatuh, Pola Budidaya Berubah

Harga Udang Jatuh, Pola Budidaya Berubah

Foto: dok.datuk


Bandarlampung (TROBOSAQUA.COM). Kejatuhan harga udang belakangan ini membuat petambak melakukan efisiensi biaya produksi, termasuk mengubah pola budidaya.

 

Contohnya, petambak yang sebelumnya, tebar dengan kepadatan tinggi dan panen udang ukuran kecil menjadi tebar sedang dan panen udang ukuran besar agar margin keuntungan tidak banyak terkuras akibat harga jual jatuh.

 

Penasihat Forum Komunikasi Praktisi Aquakultur (FKPA) Lampung yang juga teknisi senior Hanung Hernadi mengatakan hal itu di Bandarlampung, Senin (27/5).

 

Menurut Hanung, kala harga udang tinggi pada 2018 silam, petambak melakukan tebar kepadatan tinggi. Hanung sendiri menebar benur 250 ekor per meter persegi di farm PT Poseidon Biru Aquakultura (PBA Kalianda, Lampung Selatan) yang dikelolanya. Lalu pada usia 60 hari udang sudah dilakukan panen dengan berat 11 gram atau size 80-90. “Pola demikian kita lakukan karena saat itu harga udang lagi tinggi,” ujar Hanung.

 

Dengan panen pada usia 60 hari, Hanung melanjutkan, pihaknya bisa tebar dan panen tiga kali setahun dan setiap panen rata-rata diperoleh 8-9 ton/kolam ukuran 3.000 meter persegi.

 

Tapi dengan harga udang yang jatuh hingga 40%, lanjut Hanung, petambak tidak bisa lagi mempertahankan pola budidaya tebar tinggi dan panen udang kecil karena kejatuhan harga udang kecil lebih tinggi. “Kini kepadatan tebar diturunkan hingga 150 ekor per meter persegi dan panen udang size 50 ke bawah karena harganya bagus,” sambungnya.

 

Hanung mengakui, dengan panen pada usia 130 hari diperoleh udang size 40 dengan  panen parsial sekali maka masih bisa untung. Apalagi biaya produksi terus mengalami kenaikan seiring melonjaknya harga pakan dan obat-obatan. Terakhir harga jual udang size 40 masih Rp 74 ribu/kg.

 

Hanung memprediksi hingga dua tahun ke depan harga udang masih akan terkoreksi. “Kalau toh naik paling tinggi 20 persen. Penyebabnya, pasokan udang ke pasar global melonjak seiring tingginya produksi udang dari India dan terus membaiknya produksi udang Thailand dan Vietnam,” tambahnya. datuk

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain