Senin, 27 Mei 2019

Tahun Ini, China Importir Udang Terbesar Dunia

Tahun Ini, China Importir Udang Terbesar Dunia

Foto: istimewa/pixabay


China (TROBOSLIVESTOCK.COM). Cina akan mengimpor 800.000 metrik ton udang pada 2019, untuk menjadi importir udang terbesar di dunia menyusul AS.

 

Shripnews melansir penjelasan Cui He, presiden Chinese Aquatic Products Processing and Marketing Alliance (CAPPMA), impor impor China pada 2019 kemungkinan akan meningkat 150.000 metrik ton dibandingkan 2018. Tahun lalu, China mengimpor lebih dari 650.000 ton udang (melalui saluran impor langsung dan tidak langsung). Angka-angka tersebut termasuk udang air dingin dan udang air hangat.

 

“Pada tahun 2019, impor akan terus meningkat dan Cina akan melampaui AS sebagai importir udang terbesar di dunia,” kata Cui pada tinjauan pasar udang selama forum “The Shrimp Industry Development Forum di Zhuhai pada 17/5.

 

Dia mengatakan pada 2018 , AS mengimpor 697.200 ton udang dari China. Nilai impor udang China sendiri sebesar USD 5 miliar pada 2018. China sekarang menjadi pembeli udang terbesar dari Kanada, Ekuador, Argentina, Arab Saudi, dan Iran.

 

Angka-angka Cui termasuk udang selundupan yang dibawa ke Cina dari Vietnam, meskipun perdagangan penyelundupan diperkirakan menurun. Angka-angka tersebut menyiratkan penyelundup mengimpor 400.000 ton udang besar ke Cina pada 2018.

 

Cui, yang sebelumnya mengatakan angka untuk udang yang diselundupkan dari Vietnam dan negara ketiga lainnya merupakan perkiraan dan sulit untuk diverifikasi, mengatakan tindakan keras terhadap penyelundupan dan penurunan bea cukai akan mengurangi impor ilegal.

 

Pada tahun 2018, melalui saluran resmi (tidak diselundupkan), impor udang air hangat beku China (termasuk udang merah Argentina) adalah 192.991 ton, atau naik 203% dibandingkan tahun 2017, menurut data bea cukai China. Impor udang air dingin mencapai 45.881 ton. China juga mengimpor sejumlah kecil udang segar dan hidup.

 

Produksi dan Konsumsi Domestik

Secara keseluruhan, Cui mengatakan China menghasilkan 1,4 juta metrik ton udang pada 2018, dengan rincian 1,3 juta ton dari tambak budidaya dan 100.000 ton dari penangkapan alam. Tahun lalu, produksi tambak udang meningkat di China utara yang menerapkan budidaya ekstensif. Di China selatan, metode budidaya intensif diterapkan secara masif karena dianggap lebih menguntungkan.

 

“China adalah produsen udang terbesar di dunia dan tahun lalu produksi udang tumbuh sedikit. Namun, kami tidak begitu penting bagi pasar global (sebagai eksportir) seperti dulu,” ungkap dia.

 

Dikatakannya, China mengekspor sekitar 160.000 ton produk udang pada 2018, terutama produk udang bernilai tambah, seperti udang tepung.

 

Cui mengatakan, pada 2018 jumlah udang yang diimpor ditambah udang hasil produksi dalam negeri dikurangi ekspor, mennyisakan China dengan sekitar 2,2 juta ton udang untuk konsumsi dalam negeri .

 

Perang Perdagangan AS - Cina

Mengomentari perang dagang Amerika Serikat - China, Cui mengatakan bahwa tarif telah memberikan "pukulan berat" bagi industri di China dan AS. Namun, dia tidak berspekulasi tentang bagaimana tarif 25% mungkin berdampak pada ekspor udang China ke AS. Dia mengatakan AS mengambil lebih dari setengah ekspor udang China.

 

Cui mengatakan bahwa sebagai akibat dari perang dagang itu China menekan penyelundupan. “Perang dagang semakin ganas, China menjadi semakin ganas dalam mengendalikan penyelundupan” untuk memastikan bahwa tidak ada produk AS yang menghindari tarif dengan memasuki negara secara ilegal. Cina Utara adalah pasar terbesar untuk udang beku.

 

Pada tahun 2017, pelabuhan masuk udang terbesar di Cina adalah Guangzhou, ibukota provinsi selatan Guangdong. Tianjin, Liaoning, Shanghai dan Shandong juga merupakan pintu masuk utama.

 

Namun, pada 2018, menyusul peningkatan besar impor langsung, pelabuhan masuk utama adalah Tianjin, di Cina utara. Cui mengaitkan hal ini dengan permintaan konsumen Cina utara untuk udang beku dan pasokan lokal yang terbatas. Cina selatan lebih menyukai udang segar atau hidup, yang sebagian besar dipelihara di dalam negeri. ist/meilaka

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain