Rabu, 15 Mei 2019

InMyFarm Lab “a Service of Ocialis” bagi Pembudidaya

InMyFarm Lab “a Service of Ocialis” bagi Pembudidaya

Foto: 
Dihadiri pembudidaya wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah

InMyFarm Lab merupakan layanan yang disediakan untuk mendukung para pembudidaya dalam meningkatkan produktivitas budidaya
 
 
 
Inovasi teknologi dibidang perikanan budidaya makin beragam. Semuanya dimaksudkan untuk memudahkan pembudidaya ikan. Salah satu perusahaan yang fokus dengan pengembangan teknologi di bidang perikanan budidaya adalah PT Wirifa Sakti dengan brand-nya Ocialis yang meru-pakan bagian dari Neovia Group. 
 
 
Baru-baru ini Ocialis yang merupakan produsen pakan ikan meluncurkan produk layanan bagi pembudidaya, InMyFarm Lab. Peluncuran yang digelar di Hotel Crown Victoria, Tulungagung (23/4) ini, dihadiri para pembudidaya ikan air tawar dari wilayah Tulungagung, Ponorogo, Ngawi, Jember, Malang hingga Jawa Tengah. 
 
 
Dalam sambutannya, Head of Technical Services Neovia Indonesia Stefani Harianja menyampaikan bahwa, Ocialis akan melanjutkan misi perusahaan yaitu menjadi rekan pembudidaya dan membawa produk, teknik serta servis yang terbaru dan inovatif. “InMyFarm Lab merupakan salah satu bentuk wujud komitmen dari Ocialis dalam memberikan servis yang terbaik untuk pembudidaya demi kemajuan aquaculture di Indonesia,” klaimnya. 
 
 
 
Kemudahan Pembudidaya 
Acara peluncuran yang juga dikemas dalam bentuk seminar ini menghadirkan pembicara pertama Technical Support Manager Ocialis, Angga Aditya Putra Nugraha. Dalam presentasinya Angga menjelaskan, ada 3 poin besar tantangan dalam budidaya yaitu terkait produksi, sustainability/keberlanjutan dan tantangan distribusi. 
 
 
Lanjut Angga, dibutuhkan teknologi dalam bidang perikanan kombinasi antara sustainability, produksi dan distribusi. Juga sistem budidaya yang berkelanjutan dan pabrikan pakan harus selalu inovatif dalam meriset nutrisi pakan yang efektif dan efisien mengingat perubahan lingkungan dan cuaca yang merupakan faktor utama penentu keberhasilan budidaya. “Kami dari Ocialis menghadirkan InMyFarm Lab sebagai layanan kepada customer dengan harapan kita dapat sharing bersama antara pabrikan pakan dengan customer untuk mendapatkan hasil budidaya yang produktif, efisien, sehat, dan ramah lingkungan,” urai Angga. 
 
 
Angga menjelaskan, layanan yang dihadirkan InMyFarm Lab pertama adalah analisa kualitas air, yang meliputi analisa Disolve Oxygen (kandungan oksigen dalam air), suhu, analisa plankton, salinitas, keasaman, total ammonia, nitrit, nitrat, ion besi, dan ion posphat dalam air. Kedua, layanan mengenai evaluasi farm, dimana InMyFarm Lab memberikan layanan untuk memberikan identifikasi parasit dan penyakit ikan juga mengenai farm manage¬ment, mulai dari cara mengatur kualitas air dan lingkungan budidaya dan sharing bersama untuk menangani penyakit. 
 
 
“Lalu layanan ketiga mengenai teknis budidaya, seperti manajemen pemberian pakan yang baik dan benar, juga kami adakan Farmer Seminar Club. Jadi jika pembudidaya mau mengundang kami dalam acara temu tani atau mengenai budidaya, silahkan, kami juga akan proaktif membuat seminar untuk bapak ibu,” klaim Angga. 
 
 
Terakhir, Angga menginformasikan kini Ocialis mempunyai software yang disebut InMyFarm Aqua. “Jadi ketika kami datang tidak hanya ngomong lalu pergi. kami akan merekam data teknis dari kolam-kolam bapak, kami rekap, mulai dari kondisi kolam, pemberian pakan, catatan bapak mengenai kondisi kolam, berapa kali bapak membeli ikan dalam 1 tahun terakhir, kondisi lingkungan ketika melakukan transfer ikan. Sehingga ketika kami datang lagi, dan ada masalah, kami bisa cek dari catatan karena setiap pergerakan kami data. Tujuan untuk memberikan solusi tepat dan akurat, berdasarkan data di lapangan,” urai Angga kepada para pembudidaya yang hadir. 
 
 
 
Pakan Berbasis Riset 
Sementara itu, dari sisi nutrisi pakan Ocialis, Stefani menjelaskan critical point yang mempengaruhi kualitas pakan. Terutama dari protein, karena nutrisi yang paling penting yang akan mempengaruhi pakan adalah asam amino, kemudian starch, serat kasar, dan juga daya cernanya. 
 
 
Protein yang tercantum di label adalah protein kasar, sedangkan protein yang tersusun dari asam aminolah yang dibutuhkan oleh ikan. “Jadi jangan terlalu terlena dengan label, berapa yang tercerna oleh ikan yang penting karena jika protein banyak tidak tercerna akan mempengaruhi kolam bapak ibu karena tingginya ammonia,” ungkap Stefani. 
 
 
Ia melanjutkan, untuk membuat formulasi pakan yang paling penting adalah kualitas dari bahan bakunya, ketersediaan, komposisi, serta nilai nutrisi. Ocialis baik di Wirifa dan Welgro, jelasnya, dilengkapi dengan laboratorium dan selalu dilakukan analisa lab parameter kadar air, protein, serat, lemak dan juga abu. 
 
 
“Untuk penilaian lab kami melakukan proficiency tes, inspeksi dan akreditasi. Kami lakukan kontrol terhadap lab kami dimana datanya harus akurat. Bahkan untuk proficiency test, kami kirim sampel ke Laboratorium BIPEA di Perancis dan mereka mengirim kembali hasilnya, kami bisa mengevaluasi keakuratan lab Ocialis. Ini kami lakukan setiap tahun,” urai Stefani. 
 
 
Yang terbaru, lab Ocialis kini sudah dilengkapi dengan NIR, jadi untuk menganalisa bahan baku pakan lebih cepat hanya dalam waktu 1 menit sudah terlihat hasilnya. Jika terlihat hasilnya tidak sesuai yang ditetapkan maka QC (Quality Control) akan menganulir pakan tersebut dan tidak akan diloloskan untuk di jual. “Jadi pakan Ocialis dari sisi bahan baku dan formulasi sudah melalui quality control, dan dari sisi nutrisi sudah dilakukan riset demi kemajuan usaha budidaya,” klaim Stefani. 
 
 
Turut menyampaikan presentasi mengenai Ocialis secara global, Marc Campet-Aquaculture Busines Development Manager - Asia From Neovia menyebutkan brand yang tergabung dalam brand Ocialis diantaranya Acui-T yang focus dalam mengelola manajemen air, BernAqua yang memproduksi pakan benih dan hatchery, serta InMyFarm Lab. Menurut Marc, Ocialis hadir di Indonesia untuk memberikan solusi yang tentunya memberikan keuntungan untuk pembudidaya. 
 
 
Solusi dengan mengkombinasikan inovasi, manajemen, bioremediasi, kualitas air, penyediaan pakan benih berkualitas, dan penanganan penyakit jika ada serangan. “Ocialis kini sudah berinovasi dengan hadirnya InMyFarm Lab yang secara periodik akan datang ke tempat pembudidaya untuk memberikan layanan analisa air, hal teknis dan juga evaluasi farm. Inovasi yang dilakukan Ocialis bukan baru kemaren sore, ini sudah melalui riset dan pengembangan terutama melalui R&D kita di Vietnam,” tegasnya. TROBOS Aqua/Adv
 

 
Aqua Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain